Gerak Cepat Petugas Gabungan Bersihkan Longsor di Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, SITUBONDO – Respons cepat ditunjukkan oleh tim gabungan dalam menangani material longsor dan banjir yang sempat menghentikan arus kendaraan jalur utama Pantura tepatnya di Jalan Raya Kembangsambi Bungatan, Situbondo, Rabu (4/2/2026) malam. Berkat koordinasi antar instansi, jalur nasional tersebut berhasil lancar kembali dalam waktu singkat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.39 WIB ini sempat menutup jalan di KM 185.050, sehingga arus lalu lintas dari arah Surabaya maupun Banyuwangi terhenti. Namun, sesaat setelah kejadian, petugas gabungan dari Satlantas Polres Situbondo, Polsek Bungatan, Koramil Bungatan, BPBD Kabupaten Situbondo, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta masyarakat langsung terjun ke lokasi dengan peralatan lengkap dan alat berat.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Lantas AKP Nanang Hendra Irawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa kunci keberhasilan penangangan banjir dan longsir di jalan raya ini adalah sinergitas petugas lintas sektor di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu menerima laporan, petugas gabungan Polri, TNI, BPBD, dan Dinas PU serta masyarakat langsung bergerak satu komando. Sinergitas ini sangat krusial, terutama dalam pengerahan alat berat dari Dinas PU dan teknis evakuasi material oleh tim BPBD, sementara personel kepolisian memastikan pengamanan jalur serta keselamatan pengendara,” ujar AKP Nanang.

Di bawah guyuran hujan, tim gabungan berjibaku membersihkan material batu dan lumpur yang menutup jalan. Berkat kerja keras tersebut, pembersihan yang semula diperkirakan memakan waktu lama, berhasil diselesaikan lebih awal. Jalur Pantura dinyatakan kembali lancar pada pukul 00.00 WIB, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari Satgas Preventif Operasi Keselamatan Semeru 2026 dalam mengantisipasi kerawanan bencana di jalur mudik menjelang Operasi Ketupat mendatang.

“Kami mengapresiasi kecepatan kerja tim BPBD dan Dinas PU serta kesiagaan anggota di lapangan. Saat ini arus sudah normal kembali, namun kami tetap menyiagakan personel di titik-titik rawan untuk mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat cuaca masih ekstrem,” pungkasnya.

Berita Terkait

PWI Pusat dan PWI Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten dan UKW di Banggai Resmi Berakhir
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​
UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers
Sepekan, Satresnarkoba Polres Touna Ungkap 2 Kasus Dugaan Sabu
SPIP Buol Dievaluasi, Tiga PD Wajib dan Sektor Strategis Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan PWI Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten dan UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:27 WITA

Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Selasa, 8 September 2026 - 18:49 WITA

UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers

Berita Terbaru