Fungsi Protokoler Berjalan Lancar Saat Pelantikan Ajudan Teriaki “ Bri-Bri ” di Tengah Acara, Wajibkah Itu..?

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Ingat Ajudan Berada di Belakang Bukan Sejajar Bupati ingat di belakang Ada Pejabat Lainnya

foto istimewa : Ingat Ajudan Berada di Belakang Bukan Sejajar Bupati ingat di belakang Ada Pejabat Lainnya

Suarautara.com, Banggai – Insiden kurang menyenangkan dialami wartawan gNews.co.id yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai, Amrillah Mokoagow, saat meliput prosesi pelantikan pejabat di Kabupaten Banggai, Kamis (19/02/2026).

Dalam keterangannya, Amrillah menjelaskan bahwa prosesi pelantikan sejatinya berjalan lancar dan tertib. Bahkan, pihak protokoler melalui Kabag Humas Setda Banggai, Muhlis Pampawa, telah memberikan kesempatan kepada awak media untuk mengambil gambar lebih dekat saat prosesi penandatanganan berlangsung.

Pada saat itu, di hadapan Bupati Banggai Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin, ia mengaku tetap menjaga etika peliputan dengan mundur dan mengambil posisi di belakang pembawa acara demi menghormati jalannya prosesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, situasi berubah ketika dari arah pintu masuk, seorang ajudan diduga meneriakkan namanya dengan sebutan “Bri bri” sambil menunjuk menggunakan telunjuk agar ia mundur. Padahal, Amrillah mengenakan rompi PWI sebagai identitas resmi wartawan yang tengah bertugas.

“Saya diam karena menghormati jalannya pelantikan. Saya tidak ingin membuat kegaduhan dalam ruangan,” ujarnya.

Menurutnya, kewenangan pengaturan dalam ruangan pelantikan merupakan tanggung jawab protokoler atau bagian kehumasan, bukan ajudan.

Ia juga menegaskan bahwa beberapa ajudan lain yang berada di lokasi tidak melakukan teguran dan tetap membiarkan wartawan mengambil gambar sesuai arahan protokoler.

Setelah prosesi hampir selesai, Amrillah keluar ruangan untuk mengikuti sesi wawancara cegat (doorstop) bersama sejumlah awak media lainnya. Ia mengakui sesi wawancara tersebut berlangsung lancar tanpa kegaduhan, sebagaimana diberitakan beberapa media lain.

Namun, ia mengaku mengalami perlakuan kurang menyenangkan ketika sedang merekam wawancara menggunakan telepon genggam. Dari beberapa perangkat milik wartawan yang aktif merekam, hanya ponselnya yang terdorong hingga mati.

Merasa situasi tidak lagi nyaman, ia memilih meninggalkan lokasi doorstop. Di area parkir, ia kembali menegur ajudan yang sebelumnya memanggilnya dengan sebutan yang dianggap tidak pantas.

Saya hanya ingin dihargai sebagai wartawan yang sedang bertugas. Kalau ajudan lain memanggil saya dengan sebutan yang baik, saya pun membalas dengan sopan,” ungkapnya.

Amrillah menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan tugas pengamanan ajudan.

Namun menurutnya, posisi ajudan seharusnya berada di belakang atau menjaga sterilisasi situasi, bukan berdiri di samping Bupati mengngingat di belakang ada kadis pendidikan Safrudin Hinelo Bukanlah Ajudan saat sesi wawancara, agar tidak menimbulkan kesan yang mengaburkan fokus antara pejabat yang diwawancarai dan pengawal.

Ia mencontohkan, dalam beberapa kesempatan saat wawancara pejabat tingkat provinsi, ajudan biasanya mengambil posisi di belakang demi menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengganggu jalannya wawancara.

Ia berharap ke depan ada evaluasi internal agar sinergitas antara pemerintah daerah dan insan pers tetap terjaga dengan baik.

Kalau komunikasi tidak berjalan baik, bagaimana kepala daerah bisa semakin dekat dengan rakyatnya.?” pungkasnya.(AM’oks69)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi di Nambo Sekda Banggai Ramli  Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah
Juli Yani Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD OKU, Gantikan Parwanto dalam Rapat Paripurna ke-17
Pemkab Banggai Dorong Kolaborasi Pemerintah BPJS dan Badan Usaha Perkuat Program JKN
Pimpin Rapat Ketua Bawaslu Banggai Tingkatkan Kapasitas Jajaran Fokus pada Tata Kelola Manajemen SDM
Perangi Korupsi dari Hulu, Bupati dan Wabup Buol Dorong Penguatan Integritas
Anggota Polsek Nuhon Bekuk Tiga Pemuda Pelaku Pembobol Sarang Walet di 3 TKP
Polresta Banggai Fasilitasi Restorative Justice(RJ) Kasus Pencurian Motor Berakhir Damai
Potong Jalur Mendadak Pemotor Patah Tulang Ditabrak Mobil Pajero di Nambo

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:35 WITA

Peringati Maulid Nabi di Nambo Sekda Banggai Ramli  Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah

Selasa, 1 September 2026 - 22:27 WITA

Juli Yani Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD OKU, Gantikan Parwanto dalam Rapat Paripurna ke-17

Selasa, 1 September 2026 - 21:58 WITA

Pemkab Banggai Dorong Kolaborasi Pemerintah BPJS dan Badan Usaha Perkuat Program JKN

Selasa, 1 September 2026 - 20:32 WITA

Pimpin Rapat Ketua Bawaslu Banggai Tingkatkan Kapasitas Jajaran Fokus pada Tata Kelola Manajemen SDM

Selasa, 1 September 2026 - 19:24 WITA

Perangi Korupsi dari Hulu, Bupati dan Wabup Buol Dorong Penguatan Integritas

Berita Terbaru