Distribusi Beras di Banggai Jadi Perhatian Bupati Amirudin Hadapan Gubernur Sulteng Akan Pantau Langsung

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banggai, Suarautara.com – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, M.M. bersama Pj. Sekda Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si. mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tengah, Rabu (3/9/2025).

Rakor yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., berlangsung di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng dan turut dihadiri Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Tengah.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Kepala BPS Sulteng Imron Taufik J. Musa, serta sejumlah stakeholder terkait dan seluruh bupati se-Sulteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa inflasi Sulawesi Tengah pada Agustus 2025 mencapai 3,62% year-on-year, menempatkan provinsi ini di 10 besar inflasi tertinggi nasional. Tiga daerah penyumbang terbesar inflasi adalah Tolitoli (5,70%), Morowali (5,69%), dan Banggai (4,66%).

Dari data yang ada, beras menjadi pemicu utama inflasi, terutama di Morowali, Tolitoli, dan Banggai. Karena itu, daerah penyumbang inflasi harus segera melakukan langkah cepat,” tegas Anwar.

Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna, menambahkan bahwa surplus beras di Sulteng sebenarnya lebih dari 58 ribu ton hingga Agustus 2025.

Namun, distribusi beras dari Banggai dan Morowali lebih banyak terserap ke luar provinsi, seperti Gorontalo dan Maluku Utara, sehingga memengaruhi stabilitas harga di daerah sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banggai Amirudin menegaskan bahwa pengendalian distribusi beras di wilayahnya sebenarnya tidak terlalu sulit.

Biasanya kami undang pengusaha dan pelaku penggilingan padi untuk membahas hal ini. Jika ada surat pemberitahuan agar beras tidak keluar daerah, masalah bisa selesai.

Namun, kita juga harus mempertimbangkan kerja sama antar daerah,” ujar Amirudin.

Gubernur Anwar Hafid pun mendukung langkah tersebut, dengan menegaskan bahwa upaya pembatasan distribusi bisa dilakukan sementara hingga harga kembali stabil.

Prinsipnya tidak ada masalah. Dulu saya pernah melakukan hal yang sama di Morowali,” pungkasnya

( AM’oks69 )

Berita Terkait

MTQ XII Kabupaten Buol 2025 Dimulai, Pawai Ta’aruf Meriah di Kecamatan Paleleh
Ketika Sakit Hati Berujung Maut: Analisis Psikologi di Balik Kasus Pembunuhan Bolobungkang
Tim Resmob Tompotika Polres Banggai Tangkap RP (33) Pelaku Pembunuhan Dua Warga di Desa Bolobungkang
Di Balik Sumpah Profesi, Canda Orang Tua Hangatkan Pelantikan di Unsrat
Ketua PN Banggai Pimpin Sidang Perkara Dugaan Penganiayaan Terdakwa Diputus Bebas
IBU PULANG DALAM KEHENINGAN (LAGU)
‎Dittipidter Mabes Polri Tegaskan Bahwa Pembalakan Liar dan Penambangan Ilegal Adalah Ancaman Serius dan Butuh Libatkan Partisipasi Masyarakat  ‎
Kodim 1308 Luwuk Banggai Gelar Persami KKRI Bupati Amirudin Tekankan Penguatan Bela Negara Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:11 WITA

MTQ XII Kabupaten Buol 2025 Dimulai, Pawai Ta’aruf Meriah di Kecamatan Paleleh

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:33 WITA

Ketika Sakit Hati Berujung Maut: Analisis Psikologi di Balik Kasus Pembunuhan Bolobungkang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:24 WITA

Tim Resmob Tompotika Polres Banggai Tangkap RP (33) Pelaku Pembunuhan Dua Warga di Desa Bolobungkang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:59 WITA

Di Balik Sumpah Profesi, Canda Orang Tua Hangatkan Pelantikan di Unsrat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:34 WITA

Ketua PN Banggai Pimpin Sidang Perkara Dugaan Penganiayaan Terdakwa Diputus Bebas

Berita Terbaru

Sastra Seni Budaya

Di Balik Sumpah Profesi, Canda Orang Tua Hangatkan Pelantikan di Unsrat

Sabtu, 13 Des 2025 - 19:59 WITA