Dishub Buol Optimalkan Pengelolaan Parkir dan Pelabuhan Kumaligon, Target PAD 2026 Naik Rp50 Juta

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ABDI TURUNGKU, SH (KADIS PERHUBUNGAN KABUPATEN BUOL)

ABDI TURUNGKU, SH (KADIS PERHUBUNGAN KABUPATEN BUOL)

BUOL, SUARAUTARA.COMDinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buol terus melakukan pembenahan di sektor parkir, lalu lintas, dan transportasi serta Pelabuhan lokal di Kumaligon sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menciptakan ketertiban berlalu lintas di wilayah perkotaan hingga desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buol, Abdi Turungku, SH saat hadir di Poscast Diskominfo Buol yang dipandu host, Jefry H.Moonti, S,Sos, Rabu (21/1/2026).

Pmenurut Kadis Abdi Turungku, ada tahun 2026, Dishub Buol menargetkan pendapatan parkir jalan, yang bersumber dari sejumlah titik strategis, antara lain kawasan pertokoan, depan Masjid Agung, Pasar Buol, Pasar Kampung Bugis, serta 15 pasar desa yang akan bertambah menjadi 25 pasar desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Dishub menegaskan bahwa parkir resmi wajib memenuhi sejumlah ketentuan, di antaranya, petugas parkir harus menggunakan atribut resmi, memberikan karcis parkir, dikelola melalui kerja sama dengan masyarakat setempat, petugas parkir merupakan warga lokal,” terangnua..

Sementara itu, kata Abdi masyarakat diminta tidak membayar parkir liar, yang ditandai dengan tidak adanya karcis, petugas tidak jelas, serta melibatkan anak di bawah umur. Dishub memastikan parkir tidak resmi akan ditertibkan.

Capaian 2025 Lampaui Target

Kadis Abdi menambahkan, Dishub Buol mencatat bahwa realisasi pendapatan tahun 2025 melebihi target, khususnya dari sektor parkir jalan dan retribusi kepelabuhanan. Total target pendapatan Dishub pada 2025 mencapai Rp1,209 miliar, ke depan sesuai permintaan dalam rapat bersama DPRD dinaikan target sebesar Rp50 juta dari pencapaian yang ada dan kita siap melaskanakannya,” jelas Abdi optimis.

Fokus Pengamanan dan Edukasi Lalu Lintas 2026

Memasuki 2026, Dishub Buol menetapkan sejumlah prioritas utama, di antaranya:

  1. Pengamanan lalu lintas di setiap jalur, khususnya di titik traffic light.
  2. Traffic light di pertigaan perkantoran telah aktif sejak Desember 2025.
  3. Menekan tingginya pelanggaran traffic light oleh masyarakat.
  4. Edukasi tertib berlalu lintas ke seluruh sekolah, berkoordinasi dengan sejumlah SMK.
  5. Pembenahan rambu dan marka jalan, khususnya di pusat kota dan kawasan perkantoran.
  6. Penertiban petugas parkir, dengan pemberian kostum, atribut, karcis, dan tanda pengenal resmi. Petugas yang tidak patuh akan diganti.

Terminal Induk dan Balai Uji KIR Jadi Kebutuhan Mendesak

Dalam penjelasannya, Kadishub juga mengungkapkan bahwa hingga kini Kabupaten Buol belum memiliki terminal induk, sehingga belum memungkinkan penerbitan izin trayek dan pengaturan arus lalu lintas secara maksimal. Terminal Los saat ini hanya berfungsi sebagai terminal selintas.

Ke depan Dishub berencana menjadikan Terminal Los sebagai Balai Uji Kendaraan (KIR), mengingat hingga saat ini Buol belum memiliki fasilitas uji kelayakan kendaraan. Akibatnya, Dishub hanya bisa memberikan rekomendasi kepada pemilik kendaraan angkutan umum dan jasa untuk mengurus KIR ke daerah tetangga.

“ untuk Pasar Raya Buol saat ini kami akan berkoordinasi kepada pimpinan daerah untuk dipinjampakai sebagai terminal sementara, sambil menunggu pembangunan terminal induk yang diharapkan dapat menjadi sumber PAD baru.

Pembenahan Pelabuhan dan Tantangan SDM

Selain sektor darat jelasnya, Dishub Buol juga akan melakukan pembenahan pelabuhan lokal Kumaligon, yang mulai terdampak abrasi.

Namun demikian ujar Abdi, Dishub masih menghadapi sejumlah persoalan internal, di antaranya:

  • Status Dishub Buol masih tipe C, karena belum memiliki terminal induk dan Balai Uji Kendaraan.
  • Petugas fungsional belum memiliki sertifikat PPNS.
  • Belum tersedia sertifikat diklat pengujian kendaraan bagi petugas fungsional.

Harapan Dishub Buol

Dishub Buol berharap ke depan transportasi dapat berjalan lebih lancar, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, serta pembangunan terminal induk dan Balai Uji Kelayakan Kendaraan (KIR) dapat segera terwujud demi pelayanan publik dan peningkatan PAD daerah.(ucan)

Berita Terkait

Pemkab Buol Jenguk 15 WNA Filipina Korban Terombang-ambing di Laut, Pastikan Perawatan Maksimal di RSUD Mokoyurli
Rp10,5 Miliar Gaji dan Tunjangan Guru Buol Dibayarkan dari DAU 2026
Bhakti Kesehatan Lanal Tolitoli di Buol Dapat Apresiasi Pemkab
PJS Buol Dorong Kemitraan Media yang Sehat dan Independen
Tingkatkan Bacaan Al-Qur’an, Majelis Taklim Hidayah Buol Gelar Pengajian Mingguan
Warga Hulubalang Desak Pembangunan Tembok Abrasi Pantai, Ancaman Kerusakan Pemukiman
Hadapi Pemangkasan Dana Desa, Pemdes Hulubalang Gelar Musrembangdes 2027
Kualitas Air Bersih Jadi Perhatian, Perumdam Motanang Tinjau Sumber Air Asahan

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pemkab Buol Jenguk 15 WNA Filipina Korban Terombang-ambing di Laut, Pastikan Perawatan Maksimal di RSUD Mokoyurli

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:58 WITA

Rp10,5 Miliar Gaji dan Tunjangan Guru Buol Dibayarkan dari DAU 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:12 WITA

Bhakti Kesehatan Lanal Tolitoli di Buol Dapat Apresiasi Pemkab

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:48 WITA

PJS Buol Dorong Kemitraan Media yang Sehat dan Independen

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:12 WITA

Tingkatkan Bacaan Al-Qur’an, Majelis Taklim Hidayah Buol Gelar Pengajian Mingguan

Berita Terbaru