Suarautara.com, Banggai – Di tengah dinamika perekonomian global dan fluktuasi nilai mata uang, kebutuhan masyarakat terhadap instrumen keuangan yang mampu menjaga nilai kekayaan jangka panjang terus meningkat.
Salah satu pilihan investasi yang kini kian diminati masyarakat Kabupaten Banggai adalah Tabungan Emas Bank Syariah Indonesia (BSI).
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Luwuk mengajak masyarakat Banggai untuk memanfaatkan Tabungan Emas BSI sebagai solusi investasi yang aman, praktis, dan terjangkau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajakan itu disampaikan oleh Siti Aisyah, Pawning Appraisal BSI KC Luwuk, saat ditemui di kantornya, Jumat (23/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mulai menabung emas melalui produk BSI Gold, khususnya dengan memanfaatkan fitur Cicil Emas pada aplikasi BYOND by BSI.
Dengan tabungan emas, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan masa depan menggunakan harga emas hari ini dengan cara yang sederhana dan aman,” ujar Siti Aisyah.
Ia menambahkan, layanan BSI Cicil Emas kini dapat diakses setiap hari, termasuk hari libur, melalui aplikasi BYOND by BSI mulai pukul 04.00 hingga 21.00 WIB, sehingga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi kapan saja dan di mana saja.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, BSI KC Luwuk membuka layanan langsung di Jl. Urip Sumoharjo No.18C dan 18D, serta melalui nomor telepon (0461) 21214, 22779, dan WhatsApp 0811 8671 544.
Tabungan emas dinilai sebagai salah satu solusi investasi yang aman dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang ingin memulai perencanaan keuangan secara bertahap.
Dana yang disetorkan nasabah akan dikonversi menjadi emas murni dalam satuan gram, sehingga nilainya mengikuti pergerakan harga emas di pasar.
Salah satu warga Banggai, Amrillah Mokoagow, mengaku telah membuka rekening Tabungan Emas BSI di BSI Luwuk dengan modal awal sebesar Rp150.000.
Ia mengungkapkan, setelah mendapatkan penjelasan dari petugas Customer Service BSI Luwuk, Rahma, dirinya semakin yakin memilih tabungan emas sebagai instrumen investasi.
Dari saldo awal, saya sudah memiliki sekitar 0,04 gram emas. Keuntungannya terasa karena setelah setoran awal, tidak ada lagi potongan saldo,” jelas Amrillah.
Petugas Customer Service BSI Luwuk, Rahma, dirinya semakin yakin untuk memilih tabungan emas sebagai instrumen investasi ia menjelaskan bahwa tabungan emas berbeda dengan tabungan konvensional.
Saldo nasabah secara otomatis dikonversi ke dalam satuan gram emas dan dapat dipantau setiap hari melalui aplikasi.
Minimal menabung cukup Rp50.000, saldo langsung dikonversi menjadi gram emas ketika harga emas naik, nilai rupiahnya ikut naik meskipun gramasinya tetap,” terangnya.
Selain sebagai sarana investasi jangka menengah hingga panjang, Siti Aisyah menambahkan bahwa tabungan emas juga bersifat fleksibel karena dapat dicairkan melalui mekanisme buyback apabila nasabah membutuhkan dana mendesak.
Melalui produk BSI Emas, Bank Syariah Indonesia menghadirkan layanan tabungan emas yang dikelola secara profesional, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Produk ini diharapkan dapat membantu masyarakat Banggai dalam merencanakan masa depan keuangan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen layanan, BSI juga menyediakan fitur sedekah dan donasi melalui aplikasi BYOND by BSI, sehingga nasabah dapat menyeimbangkan perencanaan keuangan dengan kepedulian sosial.(AM’oks69)
























