Bupati Buol dan Ketua TP-PKK Jenguk Bayi Penderita Stunting di RSUD Mokoyurli

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Buol dan Ketua TP-PKK Jenguk Bayi Penderita Stunting di RSUD Mokoyurli (Foto:Diskominfo_

Bupati Buol dan Ketua TP-PKK Jenguk Bayi Penderita Stunting di RSUD Mokoyurli (Foto:Diskominfo_

SUARAUTARA.COM, BUOL – Di tengah komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam menekan angka stunting, Bupati Buol melakukan kunjungan langsung ke RSUD Mokoyurli pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan Rafathar, bayi asal Desa Lokodidi yang tengah menjalani perawatan akibat stunting.

Dalam agenda itu, Bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buol, Ny. Shinta Triwibowo. Kehadiran keduanya disambut jajaran manajemen rumah sakit dan tim medis yang saat ini menangani pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Buol menegaskan, kunjungan tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap efektivitas penanganan stunting di lapangan. Menurutnya, anak-anak yang mengalami stunting membutuhkan intervensi gizi yang cepat, tepat, dan berkelanjutan agar proses pertumbuhan dan perkembangannya dapat kembali optimal.

“Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kami ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Buol, khususnya dari Desa Lokodidi, mendapatkan pelayanan medis terbaik serta asupan nutrisi yang memadai,” ujar Bupati di sela-sela kunjungan.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Buol, Ny. Shinta Triwibowo, turut memberikan dukungan moral kepada orang tua Rafathar. Ia menekankan pentingnya edukasi pola asuh, pemenuhan gizi seimbang, serta sanitasi lingkungan yang sehat bagi keluarga dengan anak berisiko stunting.

Pada kesempatan tersebut, TP-PKK Buol juga menyerahkan bantuan tambahan berupa nutrisi dan kebutuhan bayi. Ny. Shinta meminta kader PKK di tingkat desa agar lebih proaktif melakukan pendampingan kepada para ibu di Desa Lokodidi, sehingga pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi singkat bersama tim dokter mengenai perkembangan kondisi kesehatan Rafathar. Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan hingga peran aktif masyarakat di desa-desa terpencil.

(Humas Diskominfo)

Berita Terkait

Perangi Korupsi dari Hulu, Bupati dan Wabup Buol Dorong Penguatan Integritas
Purna Tugas Setelah 24 Tahun Mengabdi, Satpol PP Buol Beri Penghargaan untuk Abd. Haris
Bahas Penanganan TB dan CKG, Wabup Buol Hadiri Pertemuan Tiga Wamen RI di Palu
Laporan Darurat Kurang dari 1×24 Jam, SAPAR Jadi Gebrakan Baru Satpol PP Buol
Palu Keluar sebagai Juara Umum, POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Berakhir di Buol
PSDKU Untad Buol Makin Serius Perkuat Akademik, Dosen PGSD Gelombang Kedua Tiba
630 Peserta Berebut Gelar Juara di Buol, Gubernur Sulteng Pasang Target Mengejutkan
Rapat Penyusunan APBD Perubahan Buol, Bupati Dorong Realokasi Anggaran Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:24 WITA

Perangi Korupsi dari Hulu, Bupati dan Wabup Buol Dorong Penguatan Integritas

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:28 WITA

Purna Tugas Setelah 24 Tahun Mengabdi, Satpol PP Buol Beri Penghargaan untuk Abd. Haris

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Bahas Penanganan TB dan CKG, Wabup Buol Hadiri Pertemuan Tiga Wamen RI di Palu

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:58 WITA

Laporan Darurat Kurang dari 1×24 Jam, SAPAR Jadi Gebrakan Baru Satpol PP Buol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:40 WITA

Palu Keluar sebagai Juara Umum, POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Berakhir di Buol

Berita Terbaru