Bupati Biak Numfor Berharap Kapal Tangkap Ikan Menunjang Rencana Ekspor Ikan Ke Cina dan Jepang

Minggu, 13 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Biak Numfor Menyerahkan Bantuan secara simbolis bantuan kapal tangkap ikan kepada kelompok Nelayan

Bupati Biak Numfor Menyerahkan Bantuan secara simbolis bantuan kapal tangkap ikan kepada kelompok Nelayan

BIAK NUMFOR, SUARAUTARA.COM –  Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali menyerahkan sejumlah sarana penangkapan ikan. Kali ini yang diserahkan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor adalah kapal (perahu) kepada kelompok masyarakat nelayan, di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Biak Numfor, Senin (07/6).
Adapun kapal tangkap ikan yang serahkan itu adalah kapal dengan 4 GT sebanyak 3 unit, sedangkan 27 unit kapal 3 GT diserahkan secara terpisah kepada nelayan. Kapal-kapal ikan itu diharapkan dapat membantu nelayan dalam meningkatkan produktivitas tangkapannya dan mendukung rencana ekspor yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor ke luar negeri, termasuk ikan yang dikirim ke Surabaya.
Kapal-kapal tangkap ikan itu dilengkapi dengan GPS, cool box, jaring dan sejumlah kelengkapan lainnya. Selain itu, kapal-kapal itu juga diserahkan bersama mesin, dimana untuk kapal 4 GT dilengkapan dengan mesin motor penggerak 40 PK, lalu untuk kapal 3 GT dilengkapi dengan dua mesin penggerak dengan kemampuan satu mesin masing-masing 15 PK.
Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd menyatakan, bahwa pemerintah secara terprogram terus mendorong upaya peningkatan pendapatan para nelayan dengan memberikan bantuan sarana dan prasana penunjang, khususnya dalam mengoptimalkan produktivitas hasil tangkapan mereka (nelayan) ketika melaut.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Saya meminta supaya kerja sama yang baik antara sesama anggota kelompok, supaya pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan kapal ini dapat meningkatkan pendapatan, yang tentunya berimbas pada peningkatan kesejahteraan keluarga masing-masing,” imbuh Bupati setelah menyerahkan perahu bantuan itu.
Bupati Herry Naap, juga mengingatkan kepada pihak DKP Kabupaten Biak Numfor supaya dalam memberikan bantuan kepada nelayan, khususnya sarana dan prasana penunjang lebih memperhatikan pemerataan wilayah. Pemetaan setiap wilayah yang akan mendapatkan bantuan dinilai penting supaya ada keseimbangan dan keadilan dalam mendistribusikan bantuan.
“Saya minta DKP supaya petakan baik-baik soal potensi dan pemberian bantuan, ya ini sangat penting supaya tidak ada kecembuaruan di masyarakat. Dan bagi masyarakat nelayan penerima, supaya perahu ini dimanfaatkan dengan baik untuk mencari ikan, jangan dijadikan perahu lomba Johnson, jadi manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” pesannya.
Sementara itu menurut Kepala DKP Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, S.Pi.,M.Pd bahwa sebelumnya kelompok-kelompok yang akan mengelola kapal 4 GT ini dibekali dengan pelatihan khusus di Ambon sebelumnya, hal itu dimaksudkan supaya mereka dapat mengelola kapal-kapal itu dengan baik sehingga nantinya bisa meningkatkan pendapatan mereka.
“Kelompok yang mendapatkan bantuan ini sebelumnya telah diikutkan magang serta pelatihan di Ambon, tujuannya adalah supaya mereka dapat mengelola secara optimal bantuan kapal 4 GT yang telah diserahkan,” kata Efendi.
“Silakan menangkap ikan sebanyak-banyaknya, ikan pasti dibeli dan sudah siap di tamping di Cold Storage. Ikan yang dibeli semua jenis, yang memenuhi standar ekspor dikirim ke luar negeri, sementara kalau memang tidak masuk dalam kualitas ekspor bisa dikirim ke Surabaya atau ke tempat lainnya. Intinya ikan itu siap dibeli, nelayan tidak usah ragu, bawa ikan sebanyak-banyaknya,”kata Bupati Herry Naap menambahkan.
Sekedar Informasi, bantuan-batuan kapal atau perahu tangkap ikan ini diprogramkan secara berkesinambungan dan setiap tahunnya di DKP Kabupaten Biak Numfor, termasuk melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta dari program pengembangan Sentra Kawasan Peeikanan Terpadu (SKPT). (Humas)

Berita Terkait

53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab
Dikbud Touna Salurkan Dana Afirmasi 2026, 38 TK, PAUD, dan PKBM Terima Rp38 Juta Per Sekolah
Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba
Diduga Kumpulkan KTP Warga untuk Pembebasan Lahan Sawit 500 Hektar, Kades Mire Diprotes
Perjudian Besar
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Dukung Ketahanan bhabinkamtibmas Polsek Belitang III Laksanakan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan
Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan, Polres Situbondo Respons Cepat

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:42 WITA

53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:37 WITA

Dikbud Touna Salurkan Dana Afirmasi 2026, 38 TK, PAUD, dan PKBM Terima Rp38 Juta Per Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:03 WITA

Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:58 WITA

Diduga Kumpulkan KTP Warga untuk Pembebasan Lahan Sawit 500 Hektar, Kades Mire Diprotes

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:50 WITA

Perjudian Besar

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Perjudian Besar

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:50 WITA