Buol, Suarautara.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tengah mulai melaksanakan Pemeriksaan Kinerja Pelayanan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Buol. Pemeriksaan ini akan menilai kinerja 3E (Efisiensi, Efektivitas, dan Ekonomis) atas pengelolaan JKN Pemda Buol serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan program ke depan.
Entri meeting pemeriksaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, di ruang kerjanya, Rabu (20/8/2025) pukul 14.00 WITA. Wabup didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektur Daerah, Wahida, SE, M.Ak, CGCAE, serta Kepala Dinas Kesehatan, Gamar A. Lahamade, S.Farm.
Dalam sambutannya, Wabup Nasir menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim BPK RI di Buol. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kolaborasi semua pihak terkait agar proses pemeriksaan yang berlangsung selama 30 hari ke depan berjalan lancar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya minta seluruh perangkat terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit daerah baik RSUD Mokoyurli maupun RS Pratama, untuk kooperatif dalam memenuhi permintaan tim BPK. Jangan ada hal-hal yang ditutupi, karena itu justru bisa menghambat proses pemeriksaan. Pemda Buol sangat berharap rekomendasi yang diberikan nanti benar-benar tepat sasaran,” tegas Wabup Nasir.
Ia juga menambahkan, apabila ada hal-hal yang perlu segera ditangani, tim BPK tidak perlu sungkan untuk menyampaikan langsung kepadanya melalui Inspektorat Daerah.
Dengan adanya pemeriksaan ini, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis dapat meningkatkan tata kelola JKN yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan.(Red)

























