SUARAUTARA (BOLMONG) – Infrastruktur jalan sangat penting bagi pengguna dan kelangsungan hidup warga masyarakat terutama yang tinggal di daerah pedesaaan. Akan tetapi bila jalan rusak parah sangat menggangu transportasi baik roda dua maupun roda empat dan terutama warga desa yang melintas.
Kondisi ini juga menghambat faktor perkembangan desa yang tertinggal dan menyebabkan dampak ekonomi sulit berkembang akibat jalan rusak, seperti akses jalan menuju ke desa Serasi kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow.
Penelusuran media ini akses jalan menuju ke desa Serasi kondisi jalannya rusak parah. Tak sesekali wartawan media ini mengendarai kendaraan dengan sangat hati-hati karena kondisi jalan terjal dan berpotensi membahayakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah harusnya lebih memperhatikan sarana dan prasarana di desa serasi. Banyak pembangunan milik pemerintah terbengkalai seperti sekolah, dan sarana umum lainnnya.
Sangadi (Kepala desa-red) desa serasi Septian Menly Gerungan di temui media ini di kediamannya berharap agar pemerintah Bolmong dan Pemprov Sulut dapat memperhatikan desa serasi mulai dari perekonomian hingga kesejahteraan warga.
” Faktor utama meningkatkan perekonomian warga adalah akses jalan, Namun seperti kawan-kawan media lihat bagaimana akses jalan ketika masuk di sini (Desa Serasi) apalagi kalau musim hujan jalan tak bisa di lalui dan berpotensi membahayakan keselamatan.
” Saya baru saja di lantik menjadi Sangadi beberapa bulan lalu, Tekad saya ketika saya mencalonkan diri ketika itu bagaimana agar desa Serasi bisa sejajar dengan desa lainnya di Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Puji Tuhan Masyarakat desa Serasi memberikan kesempatan kepada saya untuk mengabdi. Saya akan berusaha menjadikan desa ini lebih baik dari kemarin, ” Ucap Sangadi Menly.
Menly menambahkan dulu Penduduk desa yang mendiami Desa Serasi berjumlah 600 an Kepala keluarga, Seiring berjalannya waktu bukanlah bertambah. Satu persatu mereka memilih pindah sehingga kondisi hari ini desa Serasi tinggal di huni 100 lebih kepala keluarga.
Mungkin karena faktor sulitnya meningkatkan ekonomi sehingga mereka memilih pindah, Berobat saja warga masyarakat di sini lebih memilih pulang ke daerah asal yakni Tinoor Minahasa.
Menly pun berharap Pemkab Bolmong dapat memperhatikannya Akses jalan dan perekonomian warga Desa Serasi* (Asko)

























