SUARAUTARA.COM, Buol – Ekstrimnya cuaca gelombak air laut secara tiba-tiba terjadi di pesisir pantai Buol tepatnya di kelurahan Leok 2 Kecamatan Biau Kabupaten Buol Sulawesi Tengah hingga mengakibatkan hanyutnya seorang anak bernama Moh Fadlan (12) bersama orang tuanya Syaifudin (44), pada Kamis (3/2/2022) sekitar pukul 14.00 wita sore tadi.

Dari Kronologis kejadian itu, dimana pada awalnya korban Moh Fadlan bersama teman – temanya (Dimas, Abijar, Anjas dan Gigar) sekitar pukul 14.00 WITA turun ke pantai untuk mandi bersama, namun kondisi golombang saat itu setinggi sekitar 1 hingga 2 meter. Dan korban Fadlan bersama adiknya bernama Anjas hanyut terseret ombak, sementara Dimas dan temanya yang lain dapat menyelamatkan diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari penuturan sumber resmi, hanyutnya kedua warga Leok 2 itu dialami Fadlan dan Syaifudin (44) yang tak lain adalah anak dan ayah. Bermula saat sang ayah ingin menolong putranya bersama dengan tema-temannya, namun Syaifudin saat hendak menolong anaknya yang sudah terseret arus gelombang tinggi diperkirakan mencapai 1 hingga meter, Namun sayangnya Ia pun ikut terseret gelombang bersama putranya itu.
Pencarian terus dilakukan di pesisir pantai Leok 2 dan sekitarnya, oleh Tim SAR, TRC BPBD Buol dan gabungan baik dari pihak kepolisian TNI, Aparat Kecamatan Biau dan warga nelayan setempat sejak sore hari menjelang petang hingga pada pukul 23.30 Wita malam ini pencarian masih berlangsung dan sampai saat ini kedua korban belum juga ditemukan.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan Assesment bencana oleh BPBD Buol, lokasi kejadian itu tepatnya di perairan Kelurahan Leok II Kecamatan Biau. letak geografis berada pada titik koordinat LAT 1°10’21,68112’N, Long 121°25’37’,82384*E. (tim)






















