Mengusung “Spirit of East Java”, 13 Perupa Senior Tahun 80-an Gelar Reuni Kultural dan Pameran Lukisan di Galeri Raos di Kota Batu 

Minggu, 8 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com|KOTA BATU SATUPENA JAWA TIMUR — Dunia seni rupa Jawa Timur kembali berdenyut melalui perhelatan pameran bersama bertajuk “Spirit of East Java” (Friendship Perupa Anno ’80-an). Pameran yang mempertemukan kembali 13 perupa senior lintas dekade ini resmi dibuka di Galeri Raos, Jalan Panglima Sudirman No. 47, Kota Batu, pada Sabtu, 7 November 2026.

 

Perhelatan ini bukan sekadar ajang pamer karya rupa biasa, melainkan sebuah bentuk reuni kultural dan monumen ketahanan estetik bagi para seniman yang telah meniti jalan kreatifnya sejak era 1980-an.

 

Merajut Kembali Benang Waktu Seniman ’80-an

Dalam catatan pengantar bertajuk “Sekapur Sirih”, Setyoko selaku inisiator pameran mengenang kembali dinamika aktifitas seni rupa di kawasan Surabaya, Malang, hingga Kota Batu pada tahun 1980-an.

 

Pada masa itu, iklim berkesenian tumbuh sangat dinamis lewat kehadiran sanggar-sanggar yang membawa semangat modern serta pameran di berbagai ruang budaya dan publik.

 

Kini, setelah puluhan tahun berlalu dan masing-masing perupa menempuh jalan hidup serta domisili yang berbeda—mulai dari Sidoarjo, Malang, Batu, Ngawi, Sumenep, Cimahi, hingga New York—ke-13 perupa ini kembali dipersatukan dalam semangat team work dan gotong royong.

 

*Nama-nama perupa yang tergabung dalam pameran ini meliputi:*

 

* Setyoko

* Amdo Brada

* Abdus Salam

* Beny Dewo

* Hendoeng (Hendung Tunggal Jati)

* Jocowtree

* Koeboe Sarawan

* Nurali

* Susetya (Tiyok Susetya)

* Tamarsaraseh

* Slamet Henkus

* Yoyok Siswoyo

* Yon Wahyuono

 

*Refleksi “Bara Estetika Timur” di Pusaran Arus Digital*

 

Dalam pandangan kuratorialnya yang bertajuk “Bara Estetika Timur”, Dr. Slamet Hendro Kusumo menyoroti pentingnya kontribusi politik kebudayaan dari para perupa angkatan 80-an ini di tengah gempuran era digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).

 

Menurutnya, kelompok perupa ini memandang teknologi sekadar sebagai piranti atau alat bantu produksi semata, bukan sebagai pengganti jiwa dan rasa (empirisme) dalam berkarya.

 

Dengan memegang teguh pitutur luhur Jawa “ojo gumunan, ojo kagetan” serta prinsip global-lokal ala John Naisbitt (berpikir global, bertindak lokal), kelompok kecil ini membuktikan bahwa “Bara Estetika” masih menyala kuat.

 

Pameran ini sengaja tidak membatasi atau memaksakan tema tertentu, sehingga membebaskan keragaman corak dan teknik visual yang berhasil merekam berbagai peristiwa, fenomena sosial, mitos, hingga dinamika individu.

 

*Rangkaian Pembukaan yang Khidmat*

 

Acara pembukaan yang dipandu oleh Yani Andoko berlangsung hangat dan sarat nilai tradisi. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan puisi oleh Ketua SATUPENA Jawa Timur Drs. Akaha Taufan Aminudin, sambutan perwakilan perupa oleh Setyoko, serta prosesi sakral berupa pemotongan tumpeng oleh peserta pameran termuda kepada Bpk. Setyoko.

 

Puncak seremonial ditandai dengan ritual tabur bunga setaman yang diawali oleh Setyoko dan diikuti oleh seluruh perupa, sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada para seniman pendahulu.

 

Pameran lukisan “Spirit of East Java” ini terbuka untuk umum dan berlangsung dari tanggal 7 hingga 14 November 2026 di Galeri Raos, Kota Batu. Perhelatan ini menjadi destinasi wajib bagi para kolektor, pemerhati seni rupa, dan masyarakat luas yang ingin meresapi rekam jejak perjalanan seni lukis Jawa Timur.

 

*Akaha Taufan Aminudin , Sisir Gemilang Kampung Literasi Taman Siswa Kota Batu, Minggu Wage 8 Nopember 2026.*

 

https://www.facebook.com/share/p/1MZpmqzzWp/

Berita Terkait

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Universitas Negeri Malang Persembahkan Sertifikat Kepada Hosnatun Sebagai Narasumber Dalam Giat Pencantrikan Reportoar Tari Topeng Berbasis Sejarah di Jatim, Khususnya Situbondo 
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Puisi Erfan Hadi: “Negeri Kaya Korupsi Peringkat Pertama”

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:56 WITA

Mengusung “Spirit of East Java”, 13 Perupa Senior Tahun 80-an Gelar Reuni Kultural dan Pameran Lukisan di Galeri Raos di Kota Batu 

Sabtu, 7 November 2026 - 13:36 WITA

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Senin, 2 November 2026 - 16:58 WITA

Universitas Negeri Malang Persembahkan Sertifikat Kepada Hosnatun Sebagai Narasumber Dalam Giat Pencantrikan Reportoar Tari Topeng Berbasis Sejarah di Jatim, Khususnya Situbondo 

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terbaru