Suarautara.com, Banggai – Persiapan Kabupaten Banggai menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Morowali 6/15 Desember 2026 mulai dimatangkan.
Ketua KONI Kabupaten Banggai yang juga Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., menunjuk Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, sebagai Ketua Kontingen Banggai.
Penunjukan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Porprov X Sulawesi Tengah yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai, Jumat (4/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin, M.M., Sekda Banggai Moh. Ramli Tongko, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Drs. Yori Ntoi, Sekretaris KONI Kabupaten Banggai serta para pengurus cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Banggai.
Dalam rapat, pembentukan kontingen dan kesiapan menghadapi Porprov menjadi salah satu agenda utama. Bupati Banggai selaku Ketua KONI meminta seluruh unsur terkait mempersiapkan kebutuhan kontingen sejak jauh-jauh hari.
Porprov X Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Morowali pada 6–15 Desember 2026. Pemerintah daerah menegaskan persiapan tidak boleh dilakukan secara mendadak menjelang pelaksanaan pertandingan.
Berbagai kebutuhan mulai dari atlet, pelatih, official, perlengkapan pertandingan, seragam, akomodasi hingga dukungan pembiayaan diminta segera dipetakan.
Bupati Amirudin mengatakan, kondisi keuangan daerah saat ini membutuhkan strategi serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Karena itu, kebutuhan kontingen akan disusun dan dibagi berdasarkan skala prioritas.
Kita akan dibantu teman-teman yang lain. Berapa kebutuhan baju dan kaos, nanti kita bagi sesuai kebutuhan. Kita optimis kegiatan yang sudah kita tetapkan untuk diikuti dapat berjalan dan kita juga optimis bisa memenangkan pertandingan,” ujar Amirudin dalam arahannya.
Amirudin juga mendorong agar kebutuhan utama kontingen dapat diselesaikan mulai September. Dengan demikian, memasuki Oktober, perhatian dapat lebih difokuskan pada persiapan teknis pertandingan serta skema pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi.
Dunia Usaha Dibuka untuk Dukung Kontingen
Pemerintah Kabupaten Banggai juga membuka peluang bagi dunia usaha untuk ikut mendukung perjuangan atlet daerah melalui skema sponsorship.
Dukungan perusahaan tidak harus selalu berupa bantuan dana. Dunia usaha dapat berkontribusi melalui penyediaan perlengkapan olahraga, seragam, kaos maupun berbagai kebutuhan kontingen lainnya.
Sebagai bagian dari kerja sama, identitas atau logo perusahaan dapat ditampilkan pada perlengkapan yang disponsori sesuai ketentuan dan kesepakatan yang berlaku.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan kontingen cukup besar, sementara persiapan harus tetap dilakukan secara efektif, terukur dan efisien.
Cabor Soroti Keterbatasan Fasilitas Latihan
Rapat koordinasi juga menjadi ruang bagi masing-masing cabor untuk menyampaikan evaluasi dan kebutuhan menghadapi Porprov X.
Salah satu perwakilan cabor menyampaikan masih adanya keterbatasan sarana latihan yang menjadi perhatian. Pada Porprov sebelumnya, cabor tersebut mampu menyumbangkan satu medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu dari 11 nomor yang dipertandingkan.
Namun, capaian tersebut masih dihadapkan pada kendala fasilitas latihan. Salah satunya kondisi lapangan yang belum sepenuhnya mendukung aktivitas latihan atlet, terutama saat hujan.
Para pengurus cabor berharap dukungan terhadap fasilitas latihan juga menjadi perhatian pemerintah sehingga atlet dapat menjalani persiapan secara maksimal sebelum bertanding di Morowali.
Kebutuhan Cabor Segera Dipetakan
Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus cabor diminta segera menyampaikan kebutuhan masing-masing, baik untuk atlet, pelatih maupun official.
Data tersebut selanjutnya akan menjadi dasar bagi Pemkab Banggai dan KONI dalam melakukan pemetaan kebutuhan serta menentukan dukungan secara lebih terarah.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, Kontingen Banggai diharapkan mampu tampil solid, tidak hanya dari sisi atlet, tetapi juga pelatih, official dan seluruh unsur pendukung.
Porprov X Sulawesi Tengah bukan sekadar ajang kompetisi antarkabupaten dan kota.
Bagi Kabupaten Banggai, momentum ini menjadi bagian penting dalam mengukur hasil pembinaan olahraga daerah sekaligus memberikan ruang bagi atlet-atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat provinsi.
Melalui sinergi antara Pemkab Banggai, KONI, pengurus cabor, atlet, pelatih, official dan dunia usaha, Kabupaten Banggai menargetkan dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik dari Porprov X Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Morowali.(AM’oks69).

























