Dukung Visi Bupati Banggai Camat Tolbar Bambang Abdullah Hadirkan SATKER DIGITAL untuk Pelayanan Publik Modern

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Camat Toili Barat Bambang Abdullah bersama Jajaran dan staf serta para Forum kades BPD

foto istimewa : Camat Toili Barat Bambang Abdullah bersama Jajaran dan staf serta para Forum kades BPD

Suarautara.com, Banggai -.Komitmen Pemerintah Kecamatan Toili Barat dalam mendukung program Banggai Digital yang diusung Bupati Banggai kembali dibuktikan melalui peluncuran inovasi SATKER DIGITAL (Satu Data Kecamatan Terintegrasi Desa Digital), Kamis (25/6/2026).

Inovasi yang digagas langsung oleh Camat Toili Barat, Bambang Abdullah, bersama tim inovasi kecamatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital dengan mengintegrasikan data dari 17 desa ke dalam satu sistem yang terhubung secara real time.

Peluncuran SATKER DIGITAL dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Toili Barat, Forum Kepala Desa se-Kecamatan Toili Barat, Ketua BPD beserta anggota, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Toili Barat Bambang Abdullah mengatakan, transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.

Melalui SATKER DIGITAL, seluruh data sektoral desa dapat dihimpun dalam satu dashboard digital kecamatan yang memudahkan proses monitoring, evaluasi, hingga pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Inovasi ini menjadi solusi untuk mewujudkan pemerintahan yang modern, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.

SATKER DIGITAL lahir dari kebutuhan akan sistem pengelolaan data yang sebelumnya masih tersebar di masing-masing desa dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut dinilai menghambat efektivitas pelayanan publik, perencanaan pembangunan, serta proses pengambilan keputusan yang berbasis data.

Melalui sistem ini, pemerintah kecamatan dapat memperoleh data sektoral secara cepat dan akurat dari seluruh desa. Selain itu, desa juga memiliki akses terhadap aplikasi digital yang memudahkan penginputan dan pengelolaan data secara berkelanjutan.

Program ini bertujuan membangun sistem informasi yang terintegrasi antar desa, menyediakan data sektoral secara real time, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, serta mendukung implementasi Banggai Satu Data dan Banggai Digital.

Manfaat yang dihasilkan pun cukup besar. Selain mempercepat pelayanan kepada masyarakat, SATKER DIGITAL juga menghadirkan data yang lebih akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan, meningkatkan kapasitas digital aparatur desa, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Pelaksanaan inovasi dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah kecamatan bertindak sebagai koordinator utama, pemerintah desa sebagai pengelola dan penginput data, Diskominfo sebagai pendamping teknis, akademisi dan relawan TIK sebagai pengembang sistem, serta masyarakat dan media massa sebagai mitra dalam penyebarluasan informasi.

Sebelum sistem ini diterapkan, data desa masih tersimpan secara manual dan tidak terintegrasi. Pelayanan publik berlangsung lebih lambat, koordinasi antar desa kurang efektif, serta pengambilan keputusan sering terkendala keterbatasan data yang mutakhir.

Kini, setelah SATKER DIGITAL berjalan, seluruh data desa dapat diakses melalui sistem digital terpadu. Monitoring pembangunan dapat dilakukan secara real time, pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien, serta koordinasi antara pemerintah desa dan kecamatan semakin optimal.

Keunggulan lain dari inovasi ini adalah tersedianya aplikasi desa digital dan dashboard kecamatan berbasis web yang menampilkan berbagai informasi penting secara langsung. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan standar keamanan data yang memadai guna menjaga kerahasiaan dan validitas informasi.

Saat ini, seluruh 17 desa di Kecamatan Toili Barat telah memiliki aplikasi layanan digital dan aktif melakukan penginputan data sektoral. Dashboard kecamatan juga telah menampilkan berbagai informasi penting seperti data kependudukan, statistik desa, potensi wilayah, layanan mandiri, pengaduan masyarakat, hingga lapak desa sebagai sarana promosi produk lokal.

Meski demikian, evaluasi berkala yang dilakukan setiap triwulan masih menemukan sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jaringan internet di beberapa desa, keterlambatan penginputan data oleh operator, serta keterbatasan sumber daya manusia pengelola sistem.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus melakukan pembinaan operator, memperkuat tata kelola data digital, serta mendorong setiap desa memiliki operator khusus yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan data.

Menariknya, inovasi SATKER DIGITAL yang pertama kali diluncurkan pada 30 Juni 2024 ini telah menarik perhatian daerah lain dan telah direplikasi oleh Kecamatan Luwuk. Hal ini menunjukkan bahwa model integrasi data desa yang dikembangkan Kecamatan Toili Barat memiliki potensi besar untuk diterapkan secara lebih luas.

Melalui SATKER DIGITAL, Kecamatan Toili Barat optimistis dapat mewujudkan pemerintahan yang semakin tangguh, transparan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(AM’oks69)

Berita Terkait

Pemkab Buol Serahkan LHP Dana Banpol TA 2025 kepada 9 Partai Politik
Berkantor Langsung di Desa Camat Bambang Abdullah Wujudkan Pelayanan Cepat dan Efektif Melalui CAKRA DESA
Dandim 0823 Ikut Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80
Wakili Bupati Banggai, Kadis TPHP Subhan Lanusi Hadiri Penutupan PENAS XVII oleh Presiden Prabowo, Dukung Swasembada Pangan
Dinilai Cemarkan Nama Baik, Kapolres Kab. Boltim Lakukan Somasi Pada Beberapa Media
Terbatasnya Anggaran, Dinas PUPR Kotamobagu Tetap Bangun Infrastruktur Jalan
Hukum di Wilayah 3T, Kemenag dan PA Ampana Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu di Desa Kabalutan
Danrem Baladhika Jaya Silaturahmi dengan Bupati Situbondo, Bahas Pembentukan Yon TP dan Brigif TP

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:13 WITA

Pemkab Buol Serahkan LHP Dana Banpol TA 2025 kepada 9 Partai Politik

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:49 WITA

Berkantor Langsung di Desa Camat Bambang Abdullah Wujudkan Pelayanan Cepat dan Efektif Melalui CAKRA DESA

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:12 WITA

Dukung Visi Bupati Banggai Camat Tolbar Bambang Abdullah Hadirkan SATKER DIGITAL untuk Pelayanan Publik Modern

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:18 WITA

Dandim 0823 Ikut Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:35 WITA

Wakili Bupati Banggai, Kadis TPHP Subhan Lanusi Hadiri Penutupan PENAS XVII oleh Presiden Prabowo, Dukung Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Topik Utama

Dandim 0823 Ikut Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:18 WITA