Suarautara.com,PALU-Kepala Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, MESSAK, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa melalui jalur pendidikan formal.
Saat ini, MESSAK tengah menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu pada Program Studi Ilmu Administrasi Publik. Dalam proses akademiknya, ia turut mengikuti kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan salah satu syarat akademik yang wajib dijalani mahasiswa.
Sebelumnya, MESSAK juga mengikuti kegiatan seminar dengan tema “Pengaruh Work From Home (WFH) terhadap Pelayanan Publik bagi Masyarakat Kelurahan Talise Valangguni” yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan PPL tersebut diikuti oleh mahasiswa STIA semester 4 dan 6 yang ditempatkan di sejumlah instansi pemerintahan, mulai dari kantor kelurahan, kecamatan hingga Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kota Palu.
Di tengah kesibukannya sebagai kepala desa, MESSAK tetap bersemangat menimba ilmu demi meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Menurutnya, seorang kepala desa di era modern tidak hanya dituntut pandai berbicara, tetapi juga harus memiliki wawasan, moral, etika, serta latar belakang akademik yang memadai.
“Pendidikan sangat penting untuk menunjang kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kepala desa harus mampu menjadi contoh, memiliki pengetahuan yang baik, serta memahami administrasi pemerintahan secara profesional,” ujarnya, pada Kamis (21/05/2026).
Langkah yang dilakukan Kepala Desa Kamarora B tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu memberikan motivasi kepada generasi muda maupun aparatur desa lainnya agar terus belajar dan meningkatkan kompetensi demi kemajuan daerah dan pelayanan publik yang lebih baik.
Marwan






















