Suarautara.com, Banggai – Gerak cepat dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., resmi memperkenalkan program strategis bertajuk “Gerakan Membaca & Belajar” Tahun 2026.
Program tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kualitas literasi siswa di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Samsul Bahri Lanta, yang mewakili Kepala Disdikbud Banggai Syafrudin Hinelo, menjelaskan bahwa gerakan ini memiliki dua fokus utama yang menyasar aktivitas siswa baik di lingkungan rumah maupun di sekolah.
Program pertama yakni “Transformasi Belajar di Rumah” melalui kebijakan Wajib Belajar 1 Jam di Rumah bagi seluruh siswa.
Kebijakan ini bertujuan membangun disiplin belajar secara mandiri serta membentuk karakter positif sejak dini melalui kebiasaan belajar yang konsisten di luar jam sekolah.
Pembiasaan belajar di rumah menjadi bagian penting dalam membangun tanggung jawab dan kedisiplinan siswa,” ujar Samsul Bahri Lanta.
Selain itu, Disdikbud Banggai juga memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah melalui program Wajib Membaca 30 Menit Sebelum Pembelajaran dimulai.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi siswa sekaligus memperluas wawasan dan pengetahuan umum peserta didik sebelum menerima materi pelajaran inti di kelas.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah, sekolah, guru, serta orang tua siswa agar budaya belajar dan membaca dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Disdikbud Banggai juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk ikut menyukseskan gerakan tersebut melalui kampanye edukatif dengan mengusung tagar BanggaiKabCerdas, BudayaMembaca, dan PendidikanBerkualitas.
Program “Gerakan Membaca & Belajar 2026” diharapkan menjadi tonggak baru dalam menciptakan generasi Banggai yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.(AM’oks69)






















