Gus Ipul Tekankan Peran Desa dan PKH dalam Sukseskan Digitalisasi Bansos

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suarautara.com|Malang – Keberhasilan program digitalisasi bantuan sosial sangat ditentukan oleh akurasi data di tingkat desa. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menegaskan peran pemerintah desa dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi kunci utama dalam memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran melalui sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sosialisasi DTSEN di Kabupaten Malang, Senin (30/3/2026), Mensos menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memperbaiki kualitas data penerima bantuan sosial. Menurutnya, pembaruan data secara berkala harus dilakukan secara kolaboratif agar tidak lagi terjadi kesalahan penerima bantuan.

“Peran pendamping PKH dan petugas desa sangat strategis karena menjadi ujung tombak dalam membantu masyarakat mengoperasikan aplikasi digital. Dari sinilah akurasi data bisa terus diperbaiki,” ujar Gus Ipul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah memperluas uji coba digitalisasi bansos ke puluhan daerah setelah sebelumnya diterapkan di Kabupaten Banyuwangi. Melalui sistem digital, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan mengusulkan maupun menyanggah data apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat transparansi penyaluran bantuan sosial. Dengan mekanisme digital, proses verifikasi data diharapkan berjalan lebih cepat dan akurat dibandingkan metode sebelumnya.

“Digitalisasi bansos akan membuat proses penyaluran lebih presisi sehingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Targetnya tingkat kesalahan data dapat ditekan hingga di bawah 5 persen,” tegasnya.

Selama satu tahun terakhir, Kementerian Sosial terus melakukan konsolidasi data bersama pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Malang yang dinilai memiliki kesiapan cukup baik dalam mendukung pembaruan basis data kesejahteraan masyarakat.

Dalam dialog bersama camat, operator desa, dan pendamping PKH, berbagai kendala di lapangan turut dibahas, mulai dari keterbatasan akses teknologi hingga perlunya pendampingan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital.

Hasil uji coba sebelumnya menunjukkan baru sekitar 10 persen masyarakat yang mampu mengakses sistem secara mandiri. Karena itu, sosialisasi berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat semakin memahami manfaat digitalisasi data bantuan sosial.

Melalui DTSEN, pemerintah menargetkan terciptanya sistem data kesejahteraan yang terintegrasi secara nasional. Dengan dukungan pemerintah daerah, desa, dan pendamping sosial, digitalisasi bansos diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus memperkuat efektivitas program perlindungan sosial di tengah masyarakat.  (***)

 

PEWARTA/JURNALIS: AHMAD SUSENO

Berita Terkait

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan
TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan
Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik
O2SN Banggai 2026 Dimulai Sekda Ramli Tongko Bacakan Sambutan Bupati Amirudin tentang Semangat Prestasi Nasional
Pemkab OKU Timur: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Harus Dibangun Lewat Tata Kelola yang Baik
Hadiri Penutupan MTQ XXXI Sulteng 2026 Wabup Furqanuddin Apresiasi Kafilah Banggai Raih Peringkat Empat
Kakandepag Melalui Kepsek Apresiasi Prestasi Atlet Pencak Silat MIN 1 Banggai Nafeeza Nur Syaqil Samali Lolos ke O2SN Tingkat Provinsi 2026
Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:59 WITA

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WITA

TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WITA

Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:52 WITA

Pemkab OKU Timur: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Harus Dibangun Lewat Tata Kelola yang Baik

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

Hadiri Penutupan MTQ XXXI Sulteng 2026 Wabup Furqanuddin Apresiasi Kafilah Banggai Raih Peringkat Empat

Berita Terbaru