Kadis PUPR Gercep, Tinjau Warga Pesisir Malotong Terdampak Banjir Rob

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, TOUNA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tojo Una-Una, Mohamad Asfan Supu, melakukan peninjauan cepat di lokasi banjir rob yang kembali melanda pesisir Kelurahan Malotong, Kecamatan Ampana Kota. Peninjauan turut dilanjutkan ke kawasan Pantai Bailo yang juga mengalami dampak serupa.Senin (8/12/2025).

Banjir rob di wilayah pesisir Malotong diketahui merupakan bencana tahunan yang hampir selalu terjadi setiap bulan Desember, dan telah lama menjadi momok bagi warga setempat.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kadis PUPR didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Faisal Sanang, beserta jajarannya. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi kerusakan, mendengar langsung keluhan warga, serta menyiapkan rencana penanganan yang lebih terarah.

Di hadapan warga, Asfan Supu menegaskan bahwa pembangunan tanggul penahan ombak di pesisir Malotong dan Pantai Ue Nguri, Kelurahan Bailo, telah masuk dalam rencana kerja tahun 2026.

“Rencana pembangunan tanggul di kedua lokasi itu akan direalisasikan tahun depan,” ujar Asfan Supu.

Warga Sudah Bertahun-tahun Menunggu

Salah satu warga Malotong, Bahrun, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengajukan proposal penanganan banjir rob kepada Pemerintah Daerah Touna melalui instansi teknis. Namun, hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.

Hal senada disampaikan Mama Suci, warga korban banjir rob lainnya.

“Setiap masuk bulan Desember, kami sudah mulai kuatir. Bahkan untuk memasak saja kami sering kesulitan karena air rob masuk sampai ke rumah,” tuturnya.

Warga berharap pemerintah segera membangun tanggul penahan ombak agar kejadian serupa tidak terus berulang.

27 Rumah di Ue Nguri Juga Terdampak

Tidak hanya Malotong, banjir rob juga merendam 27 rumah warga di Ue Nguri, Kelurahan Bailo, pada Minggu lalu. Lurah Bailo turut menyampaikan harapan besar agar pembangunan tanggul dapat segera direalisasikan.

Dengan adanya peninjauan langsung dari Dinas PUPR dan rencana pembangunan yang telah dijadwalkan, warga berharap tahun 2026 menjadi titik awal berakhirnya ancaman banjir rob tahunan di wilayah tersebut.

Tim*

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:54 WITA

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan

Rabu, 4 November 2026 - 11:15 WITA

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 13:59 WITA

Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba

Berita Terbaru