Wakili Kadis DKISP Banggai Rastono Sumardi Hadiri Rapat Pangan dan Gizi 2025 s/d 2029, Ketahanan Pangan Masuk Kategori Aman

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Sekban Bapeda Banggai Abdullah Djaafar.S.Sos ME Buka Rapat di Dampingi  Kabid Ekonomi Hartini Djaafar, S.Sos.danpara Narasumber dari Ketahanan pangan Provinsi sulteng

Foto Sekban Bapeda Banggai Abdullah Djaafar.S.Sos ME Buka Rapat di Dampingi Kabid Ekonomi Hartini Djaafar, S.Sos.danpara Narasumber dari Ketahanan pangan Provinsi sulteng

Banggai, Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda ) menggelar Rapat Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi ( RAD-PG ) Tahun Anggaran 2025 – 2029, bertempat di Ruang Rapat Pahangkabotan, Jumat, 1 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Banggai Nomor 000.7/2042/Bappeda, tentang pembentukan Tim Koordinasi dan Tim Ahli/Pendamping penyusunan dokumen RAD-PG Kabupaten Banggai.

Rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Bappeda Banggai Abdullah Djaafar, S.Sos., M.E., mewakili Kepala Bappeda Moh. Ramli Tongko, serta didampingi oleh Kabid Ekonomi Hartini Djaafar, S.Sos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pula sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh akademisi, serta perwakilan dari Kementerian Agama dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai.

Mewakili Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (DKISP), Sekretaris DKISP Rastono Sumardi, S.Pd., M.E. turut hadir bersama stafnya, Hardiyanto Rauntu, dalam agenda strategis tersebut.

Dalam pemaparan oleh Dr. Ir. Sugiarto, S.Pt., M.P., IMP, Ketua Tim Ahli Provinsi Sulawesi Tengah, disampaikan bahwa Kabupaten Banggai mencatat Indeks Ketahanan Pangan (IKP) sebesar 85,72 pada tahun 2024.

Nilai ini menempatkan Banggai di peringkat ke-14 dari 416 kabupaten se-Indonesia, dan dikategorikan sebagai daerah dengan ketahanan pangan dan gizi yang aman.

Banggai masuk dalam lingkaran aman. Ini merupakan capaian penting yang harus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Sugiarto yang merupakan ahli bidang Teknologi Hasil Ternak.

Selain Sugiarto, presentasi teknis juga disampaikan oleh Dr. Nikma Usman Dewi, SKM, M.Sc. (Gizi Masyarakat), Nasrun, SP, MP. (Ketahanan Pangan), dan Hardianti, S.Gz serta Suptianindi, S.Gz (Gizi Masyarakat).

Dr. Nikma menekankan bahwa RAD-PG adalah penjabaran dari Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG) 2020 – 2024 yang perlu diadaptasi di tingkat daerah sesuai kondisi geografis dan karakteristik lokal.

Ia menambahkan bahwa RAD-PG bukan sekadar dokumen formal, melainkan alat advokasi strategis bagi pengambil kebijakan dalam mendorong intervensi gizi dan ketahanan pangan secara terpadu dan berkelanjutan.

Penyusunan RAD-PG menjadi penting untuk memperkuat koordinasi antar-sektor serta sebagai acuan dalam penganggaran dan pelaksanaan program pangan dan gizi lima tahun ke depan,” terang Dr. Nikma.

Dalam sambutannya, Sekban Bappeda Abdullah Djaafar menegaskan bahwa penyusunan RAD-PG merupakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta diperkuat oleh Perpres Nomor 83 Tahun 2017.

Tujuan akhirnya adalah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat melalui ketahanan pangan berkelanjutan.

RAD-PG menjadi pedoman penting bagi perangkat daerah dalam merancang kegiatan, menggalang komitmen lintas sektor, serta memastikan keberlanjutan program pangan dan gizi daerah,” pungkas Abdullah.

( TimRedaksi/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan
Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
100 KPM Terima Penyaluran Bantuan KIP Jawara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur
Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa
Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang
Kapolres Situbondo Tinjau Pemancar Radio Polri di desa Kayumas, Pastikan Kelancaran Komunikasi untuk Pelayanan Masyarakat
Pelaku Gunakan Mobil Sedan Modifikasi, Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Penjualan BBM Pertalite
Produk Kripik dan Rokok Malang Dilirik Negara Timor Leste, Peluang Ekspor hingga Investasi Pabrik Menguat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WITA

Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WITA

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 17 April 2026 - 10:16 WITA

100 KPM Terima Penyaluran Bantuan KIP Jawara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur

Jumat, 17 April 2026 - 06:57 WITA

Pemkab OKU Timur Perluas Akses Keadilan Hingga ke Tingkat Desa

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WITA

Polisi dan Warga Bergerak Lakukan Pencarian,Bocah 5 Tahun di Panarukan Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru