Masyarakat Pertanyakan Kelanjutan Penyidikan Dugaan Tipikor Tas Ramah Lingkungan di Pemkab Minahasa

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,Minahasa — Masyarakat terus mempertanyakan kelanjutan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Minahasa dalam proyek pengadaan tas ramah lingkungan, pada Pemkab Minahasa, yang diwarnai dugaan mark-up anggaran serta ketidakjelasan penggunaan dana. Program yang awalnya bertujuan mendukung gerakan lingkungan berkelanjutan ini justru menuai kekecewaan publik akibat dugaan adanya penyelewengan.

Namun, penyelidikan kasus ini rupanya terhenti setelah penyidik yang menangani perkara tersebut dimutasi oleh Polda Sulut. Masyarakat kini juga mempertanyakan alasan pemindahan penyidik tanpa penjelasan yang jelas, yang dianggap menghambat kelanjutan penyidikan.

“Kami heran mengapa penyidik justru dipindahkan di tengah proses pemeriksaan yang masih berjalan, apalagi tanpa sebab yang diumumkan secara terbuka,” ujar Ketua Ormas BPKN Minahasa Martihn Sumakul

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para aktivis dan masyarakat meminta agar Polda Sulut segera memberikan keterangan resmi terkait alasan mutasi penyidik, serta menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil untuk melanjutkan penyidikan kasus ini. Mereka khawatir ketidakjelasan ini bisa berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemberantasan korupsi.

Desakan dari masyarakat diharapkan dapat mendorong pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti perkara ini dan memulihkan akuntabilitas hukum. Masyarakat menginginkan adanya penyelesaian yang adil dan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga hukum serta harapan bahwa kasus ini tidak akan ditinggalkan begitu saja.(ara)

Berita Terkait

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna
Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu OKU Timur Senilai Rp15,1 Miliar Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan oleh Ketua DPW GACD Sumsel, Junirianto
Audiensi Warga Desa Uso Bersama Kejari Banggai Sepakati Pengawalan Penyelesaian Kasus Dugaan Korupsi BUMDes

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:11 WITA

Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WITA

Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:01 WITA

Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya

Berita Terbaru

Nasional

Gus Lilur Desak Presiden Agar Copot Dirjen Bea Cukai

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:28 WITA