3 Wilayah Pesisir Utara Sulteng Rawan Bencana Tsunami

Kamis, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. Abdullah, MT Saat memberikan Keterangan Pers di UKW X Solopos, Hotel BestWestrn Kota Palu (uchan)

Drs. Abdullah, MT Saat memberikan Keterangan Pers di UKW X Solopos, Hotel BestWestrn Kota Palu (uchan)

SUARAUTARA.Com, PALUSedikitnya ada tiga wilayah di Pesisir utara Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di antaranya Kabupaten Buol dan Tolitoli yang sangat rentan terjadinya bencana gempa bumi dan peluang terjadinya gelombang “Tsunami” besar berkekuatan 8,5 SR.

Demikian disampaikan Drs. Abdulah, MT yang merupakan dosen FMIPA Jurusan Teknik Geologi Universitas Tadulako (Untad) Palu, Kamis (30/09/2021) saat memberikan pemaparan dalam konferensi pers di depan puluhan peserta UKW Angkatan X yang digelar Solopos Intitute dan Ikatan Jurnalis Televisi Independen (IJTI) Kota Palu.

Dalam keterangan persnya, Abdullah yang juga sebagai peneliti di laboratorium Palu-Koro FMIPA Untad ini, menyebut peluang atau kemungkinan terjadinya bencana besar berada di tiga wilayah utara sulteng dan gorontalo  baik Tolitoli, Buol dan Gorontalo utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu kata Abdullah, sangat diharapkan kepedulian pemerintah daerah masing-masing wilayah untuk terus melakukan edukasi dan sosialasi penanganan bencana dini bagi masyarakat untuk menghadapi dan upaya penanggulangannya dalam hal ini badan teknis.

“ Untuk bencana Stunami, kita tidak bisa tahu persis kapan akan terjadi, hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegah sebelum bencana datang tiba-tiba,” jelas Abdullah

Untuk mengantisipasi kejadian pra bencana terjadi, tambah Abdullah, sangat diharapkan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dalam hal ini badan teknis yakni BPBD Buol untuk mengedukasi warga terkait bahayanya bencana yang akan dan nanti dihadapi.

“Kerja sama antara pemerintah daerah dan warga masyarakat terutama bagi mereka yang tinggal bermukim di wilayah rawan bencana, ini menjadi tugas berat bagi Pemkab Buol untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman  bagi masyarakat terkait rawannya bermukim di pesisir pantau,”  imbuh Abdullah.

Lebih lanjut Abdullah menambahkan, untuk bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempabumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor, sangat berpeluang terjadi di beberapa wilayan di Sulteng.

Pada sesi akhir keterangan persnya, Abdullah berpesan kepada seluruh warga masyarakat Buol khusus bagi mereka yang bermukin di pesisir pantai, lereng gunung dan wilayah rawan bencana, agar tetap waspada dini untuk menghidari bencana yang tiba-tiba saja terjadi.

“Saya mengajak warga untuk tetap waspada dini menghindari bencana yang tiba-tiba datang kapan saja”. Tutup Abdullah.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Rasyid,S.Sos melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Yamin Karim, S.Sos,  kepada suarautara.com, saat dihubungi via pesan Wastapp, Kamis (30/09/2021) mengatakan,

“Kami imbau untuk warga Buol, khususnya yang bermukim di lereng gunung, bantaran sungai dan wilayah rawan banjir untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang bisa datang kapan saja dan dimana saja, hal ini mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu terjadi saat ini,” ujar Yamin.

  “ Soal bencana alam tidak ada yang bisa mengetahui persis kapan dan dimana akan terjadi, tentunya kerjasama kita untuk lebih menghindari dampak sejak dini itu sangat penting.”  Pungkas Yamin.

 

 

 

 

[LAN]

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura
Diduga Nikah di Bawah Tangan, Anggota Polres Touna Bantah Hadir di Pernikahan Anaknya
Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:59 WITA

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:31 WITA

Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Berita Terbaru