Jalur Penghubung desa Tungoi II dan Tanoyan Utara sudah bisa Dilalui

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, BOLMONG – Jalan Penghubung desa Tungoi II dan Tanoyan Utara Kecamatan Lolayan, sudah bisa dilalui, setelah petugas BPBD Pemkab Bolmong dan Pemerintah kecamatan serta desa bergotong royong mengeluarkan material longsoran tanah yang menutupi badan jalan.

Longsor tersebut terjadi Kamis, 11 Juli 2024, sekitar pukul 08.00 WITA dan menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena Panjang longsoran mencapi 10 meter dengan ketinggian material sekira 3 meter.

Menurut Ali warga setempat, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan tanah di sekitar jalan amblas. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cuaca hujan deras yang menyebabkan longsor ini. Alhamdulillah sudah bisa dilalui setelah petugas gabungan turun, baik dari BPBD dan pemerintah kecamatan desa, TNI serta Polri,”  katanya.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong pun segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi material longsoran. Turut hadir juga pemerintah Kecamatan Lolayan dan Personil Polsek Lolayan.

Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dan pada pukul 22.00 WITA jalan tersebut sudah bisa kembali dilalui kendaraan roda dua mau pun roda empat.

Berikut beberapa tips untuk menghindari longsor saat hujan deras:

Hindari beraktivitas di daerah yang rawan longsor, seperti lereng bukit atau tebing.
Perhatikan tanda-tanda peringatan dini longsor, seperti retakan tanah, pergerakan tanah, dan suara gemuruh.
Segera tinggalkan tempat jika melihat tanda-tanda tersebut.
Laporkan kepada pihak berwenang jika melihat adanya potensi longsor.
Dengan kewaspadaan dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya longsor dan menjaga keselamatan masyarakat.

Berita Terkait

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru