Semrawut, Baliho Menggantung di Pohon Bakal Ditertibkan

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iskandar A. Nouk S.Sos (Sekretaris DLH Kab.Buol)

Iskandar A. Nouk S.Sos (Sekretaris DLH Kab.Buol)

BUOL, SUARAUTARA.COM – Jelang Pilkada Buol banyak alat peraga kampanye (APK) dalam bentuk Spanduk dan Baliho para kandidat bertaburan dengan sengaja dipasang menempel di pohon seperti terlihat dibebera lajur jalan di kota Buol.

Pemandangan tak sedap dan semrawut ini kemudian diutarakan beberapa warga pengguna jalan dan warga sekitar yang mengatakan pemasangan baliho di pohon itu merusak estetika, keindahan dan kerusakan pohon.

Sarmin dan Efendi saat dimintai tanggapannya terkait kondisi ini menyayangkan Tindakan para tim pemenangan dengan memasang Baliho kandidat mereka menempel di pohon dengan cara ditancapkan dengan paku.

“sangat menyesalkan banyak kandidat Bupati yang sengaja memasang alat peraga untuk sosialisasi dengan cara dipaku atau dipasak langsung di pohon lindung, ini sangat disayangkan,”tutur keduanya, Minggu (30/6/2024).

Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buol melalui sekretaris, Iskandar A, Nouk,S.Sos saat dikonfirmasi media ini mengatakan, belakangan banyak laporan warga mengenai para kandidat memasang Baliho dan spanduk dengan cara dipaku di pohon. Pihaknya kemudian saat ini akan melakukan persiapan penertiban karena dinilai merusak tanaman.

“ memang sudah banyak laporan ke kami atas tindakan pemasangan APK dipohon, seperti di poros jalan kali, kanal dan beberapa titik lainnya, kami sudah menampung masukan ini dari warga, jika tak ada aral melintang kami akan melakukan penertiban terkait hal itu,” tegas Nindi Nouk sapaan akrabnya, Sabtu (29/6/2024).

Lanjut Nindi, pihaknya tetap mengingatkan khususnya kepada para tim kandidat agar tidak melakukan hal tersebut.

“ Pemasangan Baliho di Pohon Merusak Lingkungan, keindahan kota, jadi pemasangan APK di pohon tanpa mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan ini sehingga merusak lingkungan sekitar kita, saya kira pohon juga makhluk hidup perlu dijaga dan dirawat,” Tandasnya (cnp).

Berita Terkait

Memohon Turunnya Hujan Pemkab Banggai Laut Gelar Sholat Istisqa Bersama Kodim 1308/LB
Apel Gabungan Forkopimcam Masama Kodim 1308/LB Polri Perkuat Sinergitas dan Pengamanan Wilayah
Kapolsek Toili Pimpin Pemadaman Karhutla di Perkebunan Lopon Desa Dongin
Open Turnamen Banggai Bersaudara Piala Panglima TNI Resmi Dibuka Semarak HUT ke 81 TNI di Banggai
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari
Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:09 WITA

Memohon Turunnya Hujan Pemkab Banggai Laut Gelar Sholat Istisqa Bersama Kodim 1308/LB

Kamis, 17 September 2026 - 16:04 WITA

Apel Gabungan Forkopimcam Masama Kodim 1308/LB Polri Perkuat Sinergitas dan Pengamanan Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 10:29 WITA

Kapolsek Toili Pimpin Pemadaman Karhutla di Perkebunan Lopon Desa Dongin

Kamis, 17 September 2026 - 01:24 WITA

Open Turnamen Banggai Bersaudara Piala Panglima TNI Resmi Dibuka Semarak HUT ke 81 TNI di Banggai

Rabu, 16 September 2026 - 00:55 WITA

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda

Berita Terbaru