SUARAUTARA, Buol – Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Buol menggelar rapat koordinasi (Rakor) daerah terkait pendataan awal registrasi sosial ekonomi 2022 yang dilaksanakan di Hotel Surya Wisata kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Senin (20/09/2022).
Kepala BPS Kabupaten Buol mengatakan bahwa rapat koordinasi daerah dalam rangka membahas pendataan awal registrasi sosial ekonomi 2022 ini, bertujuan untuk memperoleh dukungan dari jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) buol dalam menyebarluaskan tahapan kegiatan pendataan kondisi sosial ekonomi penduduk dari demografi, perumahan, data keadaan disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial (Regsosek) 2022 melalui koordinasi serta dukungan pelaksanaannya buol.
Ia juga menuturkan bahwa dalam pelaksanaan Regsosek nanti, BPS buol telah melakukan beberapa persiapan. Persiapan tersebut mulai dari perekrutan petugas pendataan kurang lebih 198 orang menjadi petugas yang nantinya akan disampaikan kepada masing-masing kelurahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan petugas tersebut nantinya juga akan mendapatkan pelatihan terkait teknis pendataan oleh BPS Kabupaten Buol. Pelatihan tersebut akan dimulai pada tanggal 27 September hingga 13 Oktober 2022. Sementara itu, pendataanya akan dilakukan 15 Oktober – 14 November 2022.
“Hari ini BPS menggelar rapat koordinasi persiapan pendataan awal registrasi sosial ekonomi. Ini kami lakukan untuk mensukseskan dan mewujudkan Regsosek 2022” jelasnya.
Rakorda ini di buka Wakil Bupati Buol H.Abdullah Batalipu S.Sos ,M.Si. Dalam sambutannya, Wabub menyampaikan “bahwa kita sering bekerja atau membuat program tapi tidak berbasis data, sehingga program dan kegiatan baik dari pusat, Provinsi maupun Kabupaten yang seharusnya dapat mengintervensi khususnya program untuk masyarakat miskin menjadi tidak tepat sasaran akibat data yang tidak valid. Maka dengan momentum Registrasi Sosial Ekonomi ini diharapakan benar-benar dilakukan dengan serius di semua tingkatan mulai dari tingkat dusun sampai tingkat provinsi, sehingga menghasilkan data yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan”.
Sementara sambutan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi tengah menyampaikan “Pendataan Awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial, melainkan keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah. Selain itu, Data terpadu ini juga akan digunakan untuk kepentingan perencanaan dan evaluasi pembangunan”.
Data Regsosek akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten. Tujuan dari Pendataan Awal Regsosek adalah untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala BAPPEDA Kabupaten Buol Kepala Dinsos Kabupaten buol Kepala BPS Buol.(adv)

























