SUARAUTARA. (SPORT) – Tim Putri Gayuda FC Kopandakan II sukses menundukan tim tuan rumah Putri Santos FC Pobundayan melalui drama adu pinalti pada laga grandfinal turnamen sepakbola Pobundayan cup yang di gelar di lapangan Dikorom Pobundayan,9/9/2022.
Pertandingan Final yang di saksikan langsung walikota Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara berjalan cukup alot dan menegangkan.
Kemenangan Tim Putri Gayuda kopandakan II di awali Gol cepat pada menit ke satu di awal babak pertama oleh gelandang energik sekaligus capten tim Mery Doidi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baru saja wasit utama Edi Esing meniup peluit panjang tanda pertandingan di mulai Mery Doidi langsung menunjukan skilnya dengan melewati 2 pemain bertahan Putri Santos, Melihat posisi kiper lengah Mery langsung melakukan sutting dari jarak yang cukup jauh. Jala bergetar dan tendangan Firs time Mery tak mampu di blok penjaga gawang Putri Santos.
Gol Mery Doidi menambah motivasi dan percaya diri para pemain Putri Gayuda untuk menambah pundi Gol. Duet Chelsea Amba dan Grace Ngodu membuat pertahananan Putri Santos kocar kacir. Namun kokohnya pertahanan Putri Santos hingga turun minum skor tak berubah 1 Nol unggul sementara Putri Gayuda.
Memasuki babak ke dua Putri Santos tak ingin di permalukan di hadapan ribuan suporter Fanatiknya. Titel juara bertahan jadi motivasi para pemain Santos mulai keluar dari tekanan Putri Gayuda, Tercatat beberapa kali Amanda Makalalag dan Anisa memborbardir pertahanan Putri Gayuda yang di koordinir Yati Kolopita dan Friska Wulur.
Perjuangan sang juara bertahan akhirnya berbuah hasil. Menjelang lima menit berakhirnya babak kedua Striker tuan rumah Amanda Makalalag menunjukan kelasnya, Dari jarak yang cukup jauh Amanda Makalalag melakukan tendangan keras ke arah gawang Putri Gayuda dan tak mampu di tepis penjaga gawang Putri Gayuda Itha Kangki. Skorpun berubah menjadi satu sama untuk kedua tim dan pertandingan langsung di lanjutkan dengan Adu pinati.
Drama adu pinalti, Tim Putri Gayuda mendapat kesempatan pertama dan Chelsea Amba di tunjuk sebagai eksekutor. Namun Tendangan keras Chelsea Amba mampu di blok penjaga gawang Santos.
Selanjutnya Amanda Makalalag tampil sebagai penendang pertama Putri Santos, Sama dengan Chelsea Amba tendangan Amanda Makalalag pun gagal. Sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang.
Mery Doidi jadi penendang kedua Putri Gayuda, Kali ini tendangan kerasnya tak mampu di halau penjaga gawang Putri Santos. 1 Nol Putri Gayuda memimpin. Adu Pinalti di lanjutkan penendang kedua Putri Santos dan Anisa Mamonto di tunjuk sebagai Algojo. Lagi lagi Putri santos harus menahan napas panjang tendangan Anisa mampu di tangkap dengan sempurna oleh Itha Kangki.
Akhirnya kemenangan Putri Gayuda di tentukan oleh penendang terakhir yakni Grace Ngodu. Dengan penuh percaya diri Grace mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya mengarah ke samping kanan dan tak mampu di blok penjaga gawang Putri Santos, Skorpun berubah 3-1 untuk kemenangan putri Gayuda.
Gol Grace Ngodu di sambut histeris oleh Suporter Fanatik Putri Gayuda, Kemenangan Putri Gayuda ini pun seakan menjadi kemenangan spesial pasalnya kemenangan Putri Gayuda di raih di kandang lawan.
” Alhamdulilah kita menang, Dan kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat kopandakan II, Tak mudah menang di Kandang lawan apalagi Putri Santos adalah juara bertahan dan di dukung suporter Fanatiknya. Tapi kami tahu bagaimana kami menang dan itu terbukti.
“Terima kasih untuk coach Utal Hazard Laloman dan lebih khusus Manajer Tim Bunda Anita Toligaga yang sejak awal selalu memberikan arahan kepada kami, ” Ucap Kapten Tim Merry Doidi.
Manajer Tim Putri Gayuda Anita Toligaga di temui usai laga tak dapat menyembunyikan kegembiraannya.
” Terima kasih kepada Tim Putri Gayuda, Malam ini kalian luar biasa dan mampu menunjukkan bahwa Tim Gayuda bisa juara di manapun, ” Ujar Mama Fatan terharu.
Dengan kemenangan ini Tim Sepakbola Putri Gayuda kopandakan II sukses menjuarai Turnamen Sepakbola Putri Pobundayan cup dan berhak membawa dua Trofi sekaligus yakni Trofi Tetap dan Trofi bergilir Walikota Kotamobagu Ir Tatong Bara.
Di ketahui Putri Santos Pobundayan dan Putri Gayuda kopandakan II tercatat sudah 2 kali bentrok di Final yakni pada kejuaraan Karang Taruna Cup 1 dan 2 yang di gelar di Lapangan olahraga kelurahan Motoboi Besar. Final pertama Karang Taruna Cup 1 Putri Santos sukses menundukan Putri Gayuda lewat adu pinalti dan Final kedua Karang Taruna Cup II kembali Putri Santos tampil sebagai juara setelah menundukan Putri Gayuda dengan skor 2-0.*(Asko)






















