SUARAUTARA.COM, Buol – Anggota Legislatif (Aleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol, Woldi Punu menggelar Reses atau Kunjungan Kerja perseorangan dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat.
Reses yang dilaksanakan oleh Politisi Golkar yang juga Ketua Fraksi, Daerah Pemilihan 2 itu berlangsung di desa Lonu, Kecamatan Bunubogu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Selasa (25/01/2022).
“Apa yang kita bicarakan pada reses itu, akan saya tindaklanjuti dalam rapat paripurna. Terus, itu akan ditindak juga oleh setiap komisi-komisi terkait,” ujar Woldy seperti yang diutarakannya kepada suarautara.com saat bersua Rabu (26/2/2022).
Dalam kegiatan reses itu kata Woldi, warga dimintai untuk menyampaikan keluhan dan masukan berkaitan dengan masalah yang terjadi di masyarakat. Sejumlah masalah pun mulai dikeluhkan masyarakat, yakni berkaitan dengan pendidikan, kerusakan jalan, tindakan kriminal, dan masalah-masalah sosial lain.
“Kalau programnya yang tidak ada, misalnya sesuai dengan pengajuan warga, saya siap untuk mencari solusinya. Kalau ada yang masukan proposal, tetapi tidak diterima pemerintah, saya siap memperjuangkannya lewat jalur yang lain,” tuturnya
Woldy mengatakan, ia terbuka untuk menerima keluhan dan masukan warga. Setiap aspirasi akan ditampung untuk selanjutnya ia perjuangkan. Setiap program pemerintah yang tidak berjalan dengan maksimal, diharapkan juga disampaikan dalam Reses tersebut.
“Setiap masalah di desa, kecamatan, kabupaten/kota akan saya tampung.
Sampaikan kalau ada keluhan warga. Jika itu berkaitan dengan pendidikan, pemerintah ada program beasiswa berprestasi. Kalau ada anak yang ingin sekolah, tetapi kekurangan biaya, tolong sampaikan pada saya,” ungkapnya.
Dalam Reses, warga juga mengeluhkan masalah yang berkaitan dengan kurangnya ketersediaan pupuk dan alat pertanian, Woldy pun dimintai warga untuk menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah.
Ia menambahkan, setiap aspirasi warga, akan diperjuangkan agar bisa terwujud. Masyarakat dimintai agar bersabar untuk menunggu kebijakan dari pemerintah. Setiap aspirasi pasti akan ditindaklanjuti. “Semua masalah, termasuk BPJS itu, kerusakan jalan, saluran air, beasiswa untuk warga kurang mampu, fasilitas Masjid, dan keluhan-keluhan lain pasti akan saya perjuangkan,” pungkasnya.[ucan]



















