Polisi Belum Bisa Tangkap Pelaku Pengeboman Ikan di Napo Roa

Jumat, 11 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, SUARAUTARA.COM – Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Buol melalui Polsek Paleleh belum berhasil menangkap pelaku pengeboman ikan di perairan Desa Hulubalang radius setengah Mil dari Napo Roa, Jum’at (11/6).

Perburuan pengeboman ikan ini berdasarkan rekomendasi Rapat Koordinasi Kecamatan Palbar di Desa Hulubalang yang baru saja digelar sehari sebelum pengejaran para perusak biota laut ini, Kamis (10/06).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pencarian pelaku perusak habitat ikan di perairan Paleleh Barat masih nihil, dan belum berhasil ditangkap” ungkap Camat Palbar Wahyudin Hi. Kadir, SE saat dihubungin media ini, Jum’at (11/6).

Setelah dilakukan pengejaran oleh tim Polsek Paleleh, para pengebom ikan ini berhasil melahirkan dengan lebih cepat dari kejaran tim Polsek Paleleh dibawah pimpinan IPDA.Risman.

Wahyudin menambahkan, para pelaku pengeboman ini meruparakan para nelayan yang sudah terlatih dan berpengalaman saat melakukan operasi pengeboman ikan.

Dari pantauan memang para pelaku ” ilegal fishing” ini sudah berpengalaman dan menggunakan alat yang canggih yakni mesin tempel 40 PK, sedangkan petugas hanya menggunakan mesin tempel Johnson Yamaha 15 PK, sehingga tidak bisa mengejar para pelaku ini, kita masih minim alat pendukung,sehingga hal ini perlu menjadi perhatian bersama dan dinas terkait“, jelas Camat.

Sementara itu, untuk lebih meningkatkan aktifitas pengawasan terhadap para pelaku pengeboman ikan ini, Camat bersama Polsek Paleleh, Danramil dan seluruh pemdes di Palbar menginstruksikan seluruh desa dipesisir pantai Palbar untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi terkait maraknya pengeboman ikan yang terjadi.

Sementara itu untuk menanggapi persoalan ini salah satu tokoh masyarakat Paleleh Safrudin Nuhung kepada media ini, Jum’at (11/06) mengatakan pihak sangat mendukung apa yang sudah di lakukan Polsek Paleleh dalam upaya menangkap para pelaku perusak biota laut ini.

Tentu menurut hemat kami pihak Polsek dan Polairud perlu disuport dan di bantu, terutama fasilitas pendukung seperti armada dan mesin tempel yang memadai, sehingga bisa membantu dalam penertiban pelaku bom ikan” kata Safrudin.

Dukungan pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan terlebih dinas terkait.

Jika perlu kami mengusulkan untuk seluruh desa pesisir di Paleleh dan Paleleh Barat untuk mempersiapkan armada dan fasilitas pendukung lainnya, sehingga semua siap siaga dan sigap, jika terjadi pengejaran para pelaku pengeboman secara tiba-tiba” pungkas Ateng sapaan akrabnya. (arp)

Berita Terkait

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Dukung Ketahanan bhabinkamtibmas Polsek Belitang III Laksanakan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan
Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan, Polres Situbondo Respons Cepat
Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai
Tindak Lanjuti Perintah Kapolda, Kapolsek Dondo Bubarkan Tambang Ilegal di Desa Malala
Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh
Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Senin, 8 Juni 2026 - 15:54 WITA

Dukung Ketahanan bhabinkamtibmas Polsek Belitang III Laksanakan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WITA

Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan, Polres Situbondo Respons Cepat

Senin, 8 Juni 2026 - 10:32 WITA

Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai

Senin, 8 Juni 2026 - 08:03 WITA

Tindak Lanjuti Perintah Kapolda, Kapolsek Dondo Bubarkan Tambang Ilegal di Desa Malala

Berita Terbaru