Pimpin Rapat Tambak Aquakultur, Bupati Buol: Perbaiki Manajemen Pengelolaan

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Buol – Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf, Sp.Og, M.Si memimpin rapat koordinasi teknis terkait pengelolaan tambak udang vaname kampung Bugis bertempat di aula lantai 2 Kantor Bupati Buol. Jumat, 14 Januari 2022, Pukul 15.30. Wita.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Asisten administrasi umum, Kadis Perikanan Kaban Bappeda, Kalak BPBD Buol, Kadis Perindakop, dan ketua kelompok pengelola tambak udang vaname Kampung Bugis

Ada 5 (Lima) Kabupaten yang ditunjuk untuk pengembangan industri udang vaname, dan satu dari 5 kabupaten di Indonesia itu adalah Kabupaten Buol.

Pada tahun 2021 Kementerian PU membuat SID berkaitan dengan perkembangan pengembangan tambak udang vaname yang merupakan tindak lanjut dari program pengembangan udang vaname di Kabupaten Buol.

“Kemungkinan Tahun 2022 ini, sudah ditindaklanjuti yang Insyaallah pada tahun 2023 bangunan fisik sudah disiapkan” ujar Bupati.

Pembuatan Tambak contoh yang diberikan kepada Buol teknisnya itu dikelola oleh kelompok masyarakat atau koperasi dan kemudian diharapkan berlanjut terus.

“Oleh sebab itu, kita harus evaluasi secara bersama-sama terkait perkembangan dan keberlanjutan tambak contoh tersebut” lanjut Bupati.

Oleh karena itu dalam pertemuan ini, dihadiri oleh perwakilan perbankan.

“Kepentingan kita jika memang koperasi tidak mampu membiayai selanjutnya maka kita harus evaluasi kembali jika teman-teman yang sudah kita beri kepercayaan tidak dapat menjalankannya, maka kita perlu mengevaluasi kembali dan menentukan langkah selanjutnya” ujarnya.

“Kami dari Dinas Perikanan tetap men-support kelompok yang ada di kampung Bugis. Yang kami inginkan pekerjatambang ini yang bisa stay 24 jam dan tidak memiliki pekerjaan di luar selain tambak” tutur Kadis Perikanan.

Pada dasarnya yang harus di evaluasi dan tingkatkan adalah manajemen orang-orang yang ada di kelompok ini”.

Faktor utama adalah tambak tidak dapat berjalan lagi didasari pada modal yang sudah habis sehingga kita sudah tidak bisa lagi melakukan siklus selanjutnya” tutur Ketua Kelompok Jufri S Ali.

Bupati Buol menyampaikan bahwa kelemahan pengelolaan tambak udang vaname sekarang yaitu sistem manajemennya yang tidak berjalan dengan baik dan semestinya.

“Pilihan ada pada kita kita harus menyelamatkan dan harus kita lakukan”

“Apa yang harus kita lakukan agar ini tetap jalan Ini adalah sebuah aset yang wajib terus di kelolah, untuk perbaikan perekonomian masyarakat di daerah” tutupnya.[prokopim/Red]

Berita Terkait

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan
Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara
BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan
Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”
Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:36 WITA

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan

Sabtu, 7 November 2026 - 00:00 WITA

Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara

Jumat, 6 November 2026 - 18:01 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan

Jumat, 6 November 2026 - 17:57 WITA

Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WITA

Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru