PALU, SUARAUTARA.COM – Ketua Dewan Pimpina Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Buol terpilih, H. Abd Faisal Pontoh, S.E., menegaskan komitmennya melakukan konsolidasi total struktur partai hingga ke akar rumput saat menghadiri kegiatan Gala Dinner dan Ramah Tamah DPD Hanura Sulawesi Tengah di Taipa Beach, Kota Palu, Rabu malam (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut menjadi ajang konsolidasi politik sekaligus penguatan soliditas kader Hanura se-Sulawesi Tengah dalam menyongsong agenda politik nasional tahun 2029.
Acara itu dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Petris Rio Kapela, Ketua Umum DPP Laskar Muda Hanura (Lasmura), sejumlah fungsionaris DPP, Ketua DPD Hanura Sulawesi Tengah H. Hadiyanto Rasyid, SE, jajaran pengurus DPD Hanura Sulteng, serta para Ketua dan pengurus DPC Hanura dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Seluruh pengurus DPC dijadwalkan akan dikukuhkan pada Kamis (29/1/2026) di Swiss-Belhotel Palu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sela kegiatan tersebut, Faisal Pontoh menilai momentum itu sangat strategis untuk memperkuat barisan dan arah perjuangan partai, khususnya di daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum penting untuk menyatukan energi kader dan memperkuat soliditas partai dari pusat hingga daerah. Semangat kebersamaan ini harus kita bawa pulang ke Buol,” ujar Faisal.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Hadiyanto Rasyid sebagai Ketua DPD Hanura Sulteng yang dinilai mampu membangun semangat kolektif dan menjaga kekompakan kader.
“Di bawah kepemimpinan beliau, koordinasi antarstruktur semakin kuat dan kader merasa memiliki ruang perjuangan yang jelas. Ini menjadi motivasi bagi kami di DPC untuk bergerak lebih progresif,” katanya.
Faisal menegaskan, sepulang dari kegiatan tersebut, pihaknya akan langsung fokus melakukan konsolidasi total struktur partai di Kabupaten Buol, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
Menurutnya, penguatan struktur hingga basis masyarakat merupakan agenda politik prioritas agar Hanura benar-benar hadir sebagai kekuatan rakyat.
“Hanura tidak boleh hanya kuat di atas kertas. Struktur harus hidup, kader harus aktif, dan partai harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut konsolidasi tersebut menjadi fondasi dalam mempersiapkan partai menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang, khususnya di Kabupaten Buol.
“Kita harus memastikan mesin partai siap sejak dini. Dengan struktur yang solid dan kerja kolektif kader, Hanura Buol siap tampil sebagai kekuatan politik rakyat yang kompetitif dan berdaya saing,” jelas Faisal.
Ia optimistis, melalui penguatan organisasi yang terarah dan semangat kebersamaan yang terbangun di tingkat provinsi, Hanura Buol dapat memberi kontribusi maksimal bagi masyarakat sekaligus meraih hasil politik yang lebih baik ke depan.**
























