JAKI Desak APH Tangkap Pelaku Perusakan Mobil CV BMS

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, suarautara.com – Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) Inisiatif Provinsi Bali, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus perusakan mobil milik pengusaha CV Bali Marine Service (BMS) Fiona Yapsawaky yang dilakukan OTK (Orang Tak Dikenal) di garasi rumahnya di perumahan Kori Nuansa, Jimbaran, Badung. Kamis, (20/3/2025) sekira pukul 19.30 WITA.

Hal tak mengenakan itu terjadi setelah sehari sebelumnya (19/3/2024), dilaksanakan sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) PT PPI Benoa kepada CV BMS di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda kesimpulan dan akan memasuki agenda keputusan di awal bulan April nanti.

Kronologi kejadian itu diutarakan Fiona melalui telepon Whatsapp kepada media ini, sesaat setelah OTK meruak mobil Hyundai Staria miliknya dengan cara dilempar menggunakan batu besar ke kaca belakang mobil dimana pintu garasi setengah terbuka yang memudahkan pelaku melakukan aksinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di saat hujan deras, dari dalam rumah tiba-tiba suami saya mendengar suara benturan di depan rumah. Ketika keluar, ternyata kaca mobil bagian belakang sudah pecah berantakan dengan batu besar dibawahnya,” ucap Fiona.

Bukan kali pertama kejadian yang membuat Fiona dan keluarganya merasa tidak aman, sebelumnya, Fiona juga mengatakan ketika ia dan keluarga berada di luar Bali selama 2 minggu, mobil yang sama juga telah dirusak dengan cara membuka paksa kap mobil serta memutus kabel rem dan mencoret-coret bodi mobil.

Tidak berapa lama, Jhon Philip, suami dari Fiona Yapsawaky melaporkan kejadian perusakan itu ke Polsek Kuta Selatan bersama dengan tim JAKI Insiatif.

Jhon menyampaikan juga selain soal perusakan mobil, ia mengaku ada pihak yang tidak dikenal mengintimidasi keluarganya dengan cara meracuni anjing peliharaannya sampai mati, bahkan yang lebih parah, kata Jhon, anaknya juga diteror saat berada di sekolah.

“Ini cara-cara intimidatif, tidak fair. Semoga pihak kepolisian bisa mengungkap pelaku dan motifnya,” harap Jhon.

Sementara Koordinator Wilayah JAKI Insiatif Provinsi Bali, Chandra Wibawa yang akrab disapa Kang Chandra, mengutuk keras perusakan mobil kedua kalinya itu dan dianggapnya sebagai cara pengecut.

“Cara seperti ini adalah cara yang hanya bisa dilakukan oleh seorang pengecut. Fiona Yapsawaky adalah salah satu pengusaha agen kapal Yatch Asli Orang Papua, dimana ia dan suaminya berusaha di Bali serta ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan pariwisata Bali, selayaknya mendapat keadilan dan perlindungan kepastian hukum,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada pihak aparat kepolisian Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang kembali.

“Saya yakin pihak kepolisian dapat segera menangkap serta memproses pelaku perusakan mobil itu. Hal seperti inilah yang menjadi momentum aparat kepolisian dalam menegakkan prinsip supremasi hukum untuk masyarakat yang membutuhkan perlindungan sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 1945 perubahan, pasal 30 ayat (4) di mana Polri bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum,” terang Kang Chandra.

Kang Chandra juga memastikan bahwa JAKI Insiatif Provinsi Bali akan terus mengawal kasus perusakan mobil dan intimidasi lainnya terhadap keluarga Fiona Yapsawaky hingga tuntas. (Yani S)

Berita Terkait

Maling Sapi di Situbondo Nyaris Diamuk Massa, Polisi Amankan Pelaku
“Joint Operation” Polda Sumsel dan Bea Cukai Putus Jalur Narkoba Tambang, 11443 Ekstasi dan 1Kg Sabu Disita
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna
Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:28 WITA

Maling Sapi di Situbondo Nyaris Diamuk Massa, Polisi Amankan Pelaku

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:11 WITA

“Joint Operation” Polda Sumsel dan Bea Cukai Putus Jalur Narkoba Tambang, 11443 Ekstasi dan 1Kg Sabu Disita

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:11 WITA

Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Maling Sapi di Situbondo Nyaris Diamuk Massa, Polisi Amankan Pelaku

Senin, 22 Jun 2026 - 20:28 WITA