Ishak Yacub ; Tani Merdeka Indonesia, Petani Berdaulat, Negeri Berkecukupan

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ishak Yacub )Ketua DPD TMI Kab.Buol)

Ishak Yacub )Ketua DPD TMI Kab.Buol)

Buol, Suarautara.com – Indonesia, dengan tanah yang subur dan iklim tropis yang bersahabat, memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan dunia. Namun, cita-cita itu takkan tercapai tanpa kesejahteraan petani yang menjadi ujung tombak produksi. Inilah semangat yang diusung gerakan Tani Merdeka Indonesia — sebuah gagasan untuk memerdekakan petani dari ketergantungan, memperkuat kedaulatan pangan, dan menegakkan martabat mereka.

Tani Merdeka Indonesia bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang mendorong petani untuk mengelola lahannya secara mandiri, menguasai teknologi pertanian, dan memperoleh akses pasar yang adil. Konsep ini menekankan pentingnya kedaulatan pangan: bangsa yang merdeka harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari hasil keringat rakyatnya sendiri, tanpa ketergantungan penuh pada impor.

Program ini mencakup berbagai upaya, mulai dari penyediaan bibit unggul, pelatihan pertanian berkelanjutan, penggunaan pupuk organik, hingga digitalisasi pertanian. Teknologi seperti aplikasi prediksi cuaca, sistem irigasi pintar, dan pemasaran online menjadi senjata baru para petani agar hasil panen maksimal dan keuntungan lebih besar.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Buol, Ishak Yacub, menegaskan bahwa kemerdekaan sejati bagi petani adalah ketika mereka dapat mengatur nasib sendiri tanpa tekanan harga dan kebijakan yang merugikan.

“Kami ingin memastikan petani di Buol tidak hanya bisa menanam, tapi juga menikmati hasilnya secara layak. Petani harus punya akses terhadap pupuk yang cukup, bibit berkualitas, teknologi modern, dan harga jual yang adil. Inilah arti Tani Merdeka: petani berdaulat, rakyat sejahtera,” ujar lulusan Akademi Pariwisata Makassar ini.

Ishak juga memaparkan usai dilantik, Ia bersama pengurus lainnya sedang menyusun agenda strategis berupa pendataan seluruh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Buol. Setelah itu akan dilakukan pemetaan lahan beserta jenis tanaman yang cocok di tiap lokasi. Langkah ini bertujuan menciptakan diversifikasi pertanian, sehingga petani tidak bergantung pada satu komoditas saja. Dengan cara ini, risiko kerugian akibat fluktuasi harga dapat diminimalisir, dan pendapatan petani lebih stabil sepanjang tahun,” pungkas pria yang juga ahli di bidang desain grapich.

Gerakan ini juga menghidupkan kembali semangat gotong royong di desa. Petani saling membantu mulai dari masa tanam hingga panen, sambil membentuk koperasi yang mampu menampung, mengolah, dan memasarkan hasil bumi dengan harga yang menguntungkan.

Dengan Tani Merdeka Indonesia, diharapkan generasi muda tidak lagi memandang profesi petani sebagai pekerjaan terpinggirkan, melainkan sebagai pahlawan pangan yang berperan penting bagi masa depan bangsa.

Merdeka bagi petani berarti merdeka dari hutang mencekik, dari harga anjlok saat panen raya, dari kesulitan mendapatkan pupuk, dan dari kebijakan yang merugikan. Merdeka berarti berdiri tegak sebagai tuan di negeri sendiri, memberi makan rakyat dengan hasil bumi sendiri.

Karena ketika petani merdeka, Indonesia pun benar-benar merdeka. (Red)

Berita Terkait

Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas
Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda
Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Perkuat Kepastian Tata Ruang, Bupati Buol Dorong Percepatan RDTR di Empat Kecamatan
Pemadaman Bergilir Bukan Dampak Buol Terang, PLN Leok Ungkap Kendala Mesin Pembangkit
Pemdes Borneang Gandeng Posbakumadin, Warga Diberi Edukasi Isbat Nikah dan Administrasi Hukum
Gebyar PAUD 2026, Pemkab Buol Ajak Orang Tua dan Pendidik Bersinergi
HUTDA Buol ke-27, Pembangunan SDM dan Pelestarian Budaya Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WITA

Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WITA

Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Perkuat Kepastian Tata Ruang, Bupati Buol Dorong Percepatan RDTR di Empat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Pemadaman Bergilir Bukan Dampak Buol Terang, PLN Leok Ungkap Kendala Mesin Pembangkit

Berita Terbaru

Topik Utama

Everything You Need to Know About Playing Live Roulette in the UK

Sabtu, 24 Okt 2026 - 21:41 WITA

Topik Utama

The Ultimate Guide to Casino Platform Global Players

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:40 WITA

Topik Utama

Online Casino hohe Gewinne: Ein Experte Leitfaden

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:52 WITA