SUARAUTARA.CO, BUOL – Jelang Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78, Forum Petani Plasma Buol (FPPB) kembali gelar aksi unjuk rasa (Unras) terkait permasalahan konflik agraria antara Petani Plasma dan PT. Hardaya Inti Plantations (HIP) yang dilanjutkan RDP di Kantor DPRD Buol.
Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Buol Sulteng dipimpin Fatrisia bersama ratusan massa aksi dengan membawa sejumlah tuntutan. Selasa,(15/8/23).
Adapun tuntutan massa aksi:
1. Pemerintah Kab. Buol segera menghentikan aktifitas kebun plasma sampai adanya penyelesaian masalah kemitraan inti-plasma
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Penjabat Bupati Buol harus segera mengambil tanggungjawab penuh bersama dengan pemerintahan buol menyelesaikan masalah kemitraan inti-plasma
3. Segera kembalikan lahan dan sertifikat tanah milik petani plasma
4. Penuhi seluruh hak petani-pemilik lahan plasma buol sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang terkait dan perjanjian kerjasama
5. Hentikan segala bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap petani plasma yang sedang memperjuangkan hak-haknya.
6. Berikan kepastian kerja dan penuhi seluruh hak buruh yang bekerja di PT. HIP.
“Kedatangan para petani plasma sawit di Kantor DPRD Buol sebagai bentuk ekspresi bahwa, sampai saat ini Petani Plasma tidak merasakan kemerdekaan,” ucap Korlap Patrisia Ain saat menyampaikan orasinya.
Sekitar, pukul 10:30 WITA, massa aksi diterima Ketua DPRD, Srikandi Batalipu di ruangan rapat DPRD Buol untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Dari hasil Dengar pendapat menghasilkan kesimpulan sebagai berikut:
1. Pemda segera membentuk tim penyelesaian masalah dengan melibatkan petani dan anggota forum petani Plasma.
2. Memfasilitasi RAT Koperasi-koperasi yang bermasalah.
3. DPRD mendesak kepada pemerintah daerah untuk melakukan penghentian sementara semua aktivitas pertanian Plasma di Buol dengan Mitra perusahaan PT.HIP sesuai ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
Dibawah pengawalan personil Polres Buol, Aksi unjuk rasa yang yang tergabung dalam Forum Petani Plasma Buol (FPPB) berlangsung aman dan tertib.**

























