Bupati Humbahas Disebut Bohongi Rakyat dan Megawati Sukarno Putri

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM. Medan Sumut – Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbang Hasundutan (Humbahas) menggeruduk Kantor DPD PDIP Sumatera Utara, tepatnya di Jalan Jamin Ginting No 86, Kota Medan, Kamis (16/12/2021) siang.

Jumlah aksi berjumlah puluhan orang  itu membawa tuntutan dan beberapa Spanduk ke kantor DPD PDIP Sumatera Utara yang bertuliskan “Ketua DPC PDIP Humbang Hasundutan telah berbohong kepada Rakyat dan Publik”.

Selain itu, “Masyarakat Humbang Hasundutan saat ini tidak percaya lagi terhadap partai PDIP, karena melindungi kader Pembohong”, serta “Ketua DPC PDIP Humbahas telah merusak citra dan nama baik Ibu Ketua Umum PDIP, karena telah membohongi rakyat Humbahas dengan mengatasnamakan Ibu Megawati Sukarno Putri selaku Ketua Umum PDIP”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui, Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor merupakan kader PDIP yang saat ini menjabat selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Humbang Hasundutan dan telah menjabat Bupati selama dua periode.

Dalam penyampaian orasinya, para pengunjuk rasa itu juga menuntut pencopotan Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor selaku kader dan Ketua DPC PDIP Humbahas. Pasalnya, mereka menganggap Bupati Dosmar Banjarnahor adalah pembohong.

Menyikapi aksi demonstrasi dikantor DPD PDIP Sumut itu, Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Rapidin Simbolon kepada media ini mengatakan, bahwa pada prinsipnya partai yang dipimpinnya menghargai dan menghormati aspirasi maupun pendapat masyarakat Sumatera Utara.

Rapidin pun menyebut, sangat menghormati para mahasiswa yang melakukan aksi demonstasi di kantornya hari ini. Bahkan, kata mantan Bupati Samosir itu, para tuntutan mahasiswa tersebut akan menjadi masukan dan suatu kajian bagi partainya.

Pada prinsipnya saya menghargai dan menghormati pendapat dan aspirasi masyarakat Sumut, juga aspirasi adik-adik mahasiswa. Ini menjadi masukan dan kajian bagi kami,” kata Rapidin Simbolon ketika diminta tanggapannya, Kamis (16/12/2021).

Disamping itu, sambung Rapidin, partainya bersedia jika hendak para peserta aksi (AMK-red) akan melakukan audiensi dengan dirinya selaku Ketua DPD PDIP Sumatera Utara. “Boleh dijadwalkan saja, melalui surat tertulis untuk audiensi,” katanya.S

Sebelumnya, peserta aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbang Hasundutan mendatangi kantor DPD PDIP Sumut guna menyuarakan aspirasi dan berbagai tuntutan banyaknya permasalahan di tengah masyarakat Humbahas. Salah satunya mengenai pembelian mobil dinas Bupati seharga 1.925 milliar, yang konon bahwa pemebelian tersebut tidak pernah dibatalkan. AMK menilai, Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor telah membohongi masyarakat Humbahas. Mereka menyoroti terkait pembelian mobil dinas seharga 1.925 Milliar.

Bupati Dosmar pembohong, saat konferensi pers Bupati mengatakan menolak pembelian mobil dinas, dan pengakuan beberapa anggota DPRD telah menganggarkan mobil dinas 4 unit dan 1 untuk mobil tamu VIP, dan ternyata hanya 2 mobil yang dibeli yaitu mobil dinas Bupati 1.925 M dan Wakil Bupati 750 juta,” ucap Koordiantor aksi AMK, Ricara Siburian, Kamis (16/12/2021).

Disamping itu, lanjut Ricard, Bupati Dosmar dinilai pembohong dan penghianat bagi masyarakat Humbahas, dimana Dosmar selaku kader partai PDIP dan Ketua DPC PDIP Humbahas dalam penyataan konferensi pers menyebutkan telah menolak pembelian mobil dinas atas arahan dari Ketua Umum PDIP Hj Megawati Sukarno Putri, Setelah itu, kecaman publik pun berdatangan karena beberapa bulan kemudian ternyata Mobil Dinas tersebut tetap dibeli dan di anggarkan dalam APBD tahun 2020.

Bahkan katanya, pengadaan pembelian Mobil Dinas yang telah dianggarkan dan disahkan DPRD Humbahas. Hal itu diperolah AMK dari beberapa pernyataan anggota DPRD Humbahas. Kemudian, pembelian mobil dinas tersebut menuai banyak kecaman dari publik serta masyarakat Humbahas. Hingga berbagai elemen masyarakat melakukan aksi protes hingga membuat petisi dalam spanduk sepanjang 100 meter. “Bupati Dosmar tidak punya empati kepada masyarakat Humbahas, saat ekonomi rakyat terpuruk akibat pandemi covid-19, Dia seenaknya membeli mobil Dinas,” teriak Ricard Siburian sembari diaminkan peserta aksi. Menurut peserta aksi, melalui penyataan Sekda Humbahas tanggal 22 November 2021 bahwa Bupati tidak benar membatalkan pengadaan mobil dinas. “Bupati berbohong ke masyarakat dan publik. Dia membohongi instruksi partai dengan mengatasnamakan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri,” teriak orator dengan lantang.

Para peserta aksi juga membawa puluhan spanduk yang bertuliskan kecaman-kecaman keras yang ditujukan ke Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor.

 

 

 

 

 

Laporan : Tulus Hutabarat

Berita Terkait

Mencari Jarum di Padang Pasir Beratnya Hakim PN Luwuk Mengeksekusi Lahan Sengketa di Tengah Protes Kepentingan politik
Kapolsek Lamala Bersama Forkopimcam dan Warga Perbaiki Jalan Manassai Cegah Kerawanan Laka Lantas
Ketua KONI Amirudin Tunjuk Moh Ramli Tongko Pimpin Kontingen Banggai Menuju Porprov X 6/15 Desember 2026 di  Morowali
Krisis Air Bersih, Babinsa Jatibanteng Bantu Warga Kembangsari Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Perjuangkan Infrastruktur ke Pusat, Bupati Buol Pastikan Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I
Baznas Bondowoso Bantu Dana Rp 2 Juta Untuk Pasien Kanker
Muscablub dan Pelantikan Pengurus DPC PJS Tojo Una-Una Resmi Digelar
Pengurus REI, APERSI dan Kadis Perkim Audiensi dengan Kapolres OKU, Bahas Program Bedah Rumah 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 02:30 WITA

Mencari Jarum di Padang Pasir Beratnya Hakim PN Luwuk Mengeksekusi Lahan Sengketa di Tengah Protes Kepentingan politik

Jumat, 4 September 2026 - 19:50 WITA

Kapolsek Lamala Bersama Forkopimcam dan Warga Perbaiki Jalan Manassai Cegah Kerawanan Laka Lantas

Jumat, 4 September 2026 - 16:43 WITA

Ketua KONI Amirudin Tunjuk Moh Ramli Tongko Pimpin Kontingen Banggai Menuju Porprov X 6/15 Desember 2026 di  Morowali

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WITA

Krisis Air Bersih, Babinsa Jatibanteng Bantu Warga Kembangsari Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

Jumat, 4 September 2026 - 14:29 WITA

Perjuangkan Infrastruktur ke Pusat, Bupati Buol Pastikan Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

Berita Terbaru