SUARAUTARA.COM,BOLMONG – Ratusan warga masyarakat desa Manembo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, kembali menggeruduk kantor Camat Passi Timur.
Kedatangan ratusan warga masyarakat itu buntut dari penonaktifan Kepala Desa (Sangadi) definitif Merdi Purukan oleh asisten 1 Setda Bolmong Drs. Deker Rompas,M.Si yang di gelar kemarin, Selasa (19/4/2022).
Salah satu warga masyarakat desa Manembo Donal Sulu mengatakan bahwa kedatangan mereka adalah bentuk dukungan kepada sangadi Merdi Purukan yang dinonaktifkan tanpa alasan jelas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kedatangan kami murni inisiatif kami sendiri tanpa di boncengi kepentingan apapun. Ada 3 point tuntutan kami. pertama, Kami menolak penonaktifan Sangadi Manembo, kedua kami menolak diaktifkan kembali perangkat desa yang sudah di berhentikan, dan yang ketiga kami minta Bupati Bolmong Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow untuk segera mencopot jabatan Camat Passi Timur Danny Rorimpandey, karena di nilai tak profesional dan terkesan menjebak para sangadi dalam hal pergantian perangkat desa, “ Ujar Donal yang diikuti teriakan warga lainnya.
Ditambahkan Donal, bahwa penonaktifan sangadi Manembo karena syarat kepentingan politik. Kenapa?, Karena kasus pergantian perangkat desa bukan hanya terjadi di kecamatan Passi Timur, tapi kenapa hanya di Passi Timur yang dipermasalahkan sedangkan di wilayah lain tidak, kemudian pergantian perangkat desa ini sudah berjalan 2 tahun lebih, tetapi kenapa nanti di munculkan sekarang? “ungkap Donal dengan nada kesal.
Lebih lanjut kata Donal, pergantian perangkat desa Manembo sudah melalui konsultasi antara Sangadi dan Camat Passi Timur, saat itu Camat mengatakan pergantian perangkat desa adalah hak prerogative Sangadi sehingga apa yang dilakukan oleh sangadi Manembo sudah tepat.
“Kami atas nama seluruh masyarakat desa Manembo meminta kepada Bupati Bolmong untuk mencopot camat passi timur Danny rorimpandey karena dinilai menjebak sangadi sehingga terjadi proses pergantian perangkat desa, “ pungkasnya.
Pantauan media ini ratusan warga masyarakat desa Manembo datang secara spontanitas dan tiba di kantor camat Passi Timur sekitar pukul 09.00 wita.
Selain itu, nampak spanduk bertuliskan “Copot Camat Passi Timur” yang di bentangkan oleh para pendemo yang melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda,tokoh agama dan tokoh perempuan.*(SKO)
























