Dugaan Ancaman Oknum Sangadi Insil Terhadap Pegawai Syar’i Berakhir Damai

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,HUKRIM– Dugaan Kasus pengancaman oleh oknum Sangadi Insil Inisial MM terhadap salah satu pegawai Syar”i (Petugas Agama) inisial SM akhirnya menghasilkan kesepakatan damai dan di tempuh lewat jalur kekeluargaan.

Informasi ini di sampaikan langsung oleh Kapolsek Passi AKP Muhammad Rosid bahwa setelah di lakukan mediasi, Antara kedua belah pihak terlapor MM dan pelapor SM telah sepakat berdamai, Dimana sebelumnya oknum kades insial MM di duga melakukan pengancaman terhadap SM, hingga masalah ini berujung di laporkan ke pihak kepolisian.

Atas dasar laporan tersebut oleh pelapor SM, Polsek Passi telah melakukan pemanggilan terhadap MM untuk di mintai keterangan berkaitan dengan laporan dugaan pengancaman yang terjadi pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antara kedua belah pihak dalam pertemuan di Kantor Polsek Passi telah menempuh jalur kesepakatan damai,dimana kedua belah pihak sudah saling memaafkan, Sehingga dengan kesepakatan tersebut persoalan antara kedua bela pihak di anggap selesai,Turut hadir dalam mediasi di Polsek passi tersebut antara lain Camat Passi timur Dany Rorimpandey, “ujar Rosyid.

Lanjutnya, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menahan diri dan menciptkan kantibmas yang kondusif apalagi ini menjelang pelaksanaan pilsang serentak.

“Demi terwujudnya pelaksanaan Pilsang di Desa Insil induk kita harus jaga bersama kamtibmasnya agar semua bisa berjalan lancar dan damai. karena kalau kita tidak selesaikan secepatnya, kamtibmasnya akan jadi pecah,dan dampaknya merugikan masyarakat, dan pelaksanaan Pilsang Desa Insil baru kecamatan Passi timur bisa saja di undur kalau tidak kondusif.

Kapolsek AKP Muhammad Rosid menambahkan,tadinya saya sudah kedesa Insil baru dan saya sudah jelaskan kepada para tokoh masyarakat serta masyarakat terkait permasalahan antara kedua belah pihak sudah berdamai.

Dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, saya sudah menempatkan dua Anggota Polsek passi di Desa insil baru tersebut.

Untuk itu Kami dari pihak kepolisian dan Pemerintah kecamatan passi timur berharap kepada masyarakat untuk menjaga perdamaian dalam menghadapi Pilsang di desa Insil baru ini, tidak usah lagi membesar besarkan masalah lewat Sosmed karena kedua belah pihak sudah ada kesepakatan damai, “Tutup Kapolsek.

 

Laporan ; Arman muno

Berita Terkait

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna
Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu OKU Timur Senilai Rp15,1 Miliar Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan oleh Ketua DPW GACD Sumsel, Junirianto

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:11 WITA

Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:58 WITA

Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WITA

Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Berita Terbaru