Suarautara.com, Banggai – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai turun langsung meninjau pelaksanaan dan pemanfaatan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Simpang Dua, Subdusun I, Kecamatan Simpang Raya.
Peninjauan pada Kamis, 1/10/2026 dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Banggai, Aiya Karim, S.Ag.
Kedatangan tim Dinsos disambut Plt. Camat Simpang Raya, Abdurahman Ahmad, S.Sos., bersama jajaran pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Dalam kunjungan tersebut, Dinsos Banggai melihat secara langsung kondisi sekaligus pemanfaatan sejumlah fasilitas yang dibangun melalui program bantuan Kemensos RI untuk masyarakat KAT.
Fasilitas yang ditinjau meliputi jalan setapak, satu unit Balai Pertemuan Umum (BPU), delapan unit Mandi Cuci Kakus (MCK), serta enam unit sarana air bersih.
Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam membuka akses masyarakat KAT terhadap sarana dan prasarana dasar, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah terpencil.
Pastikan Bantuan Dimanfaatkan Masyarakat
Hariadi Bola mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dan memberikan dampak bagi masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, pembangunan sarana dasar bagi KAT bukan hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan upaya membuka akses pelayanan serta memperkuat keberdayaan masyarakat.
Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang telah diberikan ini dapat dijaga, dimanfaatkan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hariadi Bola.
Dalam kunjungan itu, tim Dinsos juga berdialog langsung dengan masyarakat penerima manfaat untuk mengetahui kondisi serta pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia.
Disambut Antusias Masyarakat KAT
Peninjauan turut didampingi Pemerintah Kecamatan Simpang Raya dan Pemerintah Desa Simpang Dua yang dipimpin Kepala Desa Abdul Effendi Mandossai, bersama Kepala Dusun Ardi Wijayanti.
Turut hadir Pendamping PKH Marlina dan Pendamping KAT Lisdiawati Sapa, yang selama ini berperan dalam pendampingan masyarakat di wilayah tersebut.
Kehadiran tim Dinsos Banggai disambut antusias masyarakat, di antaranya Ketua Kelompok Masyarakat Kompanga, Jonathan, serta Ketua Adat KAT, Agung Palinyo.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan setapak, BPU, MCK dan sarana air bersih menjadi fasilitas penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus memenuhi kebutuhan dasar.
Dinsos Kabupaten Banggai menegaskan, keberlanjutan program pemberdayaan KAT membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, pendamping, tokoh adat hingga masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar bantuan dan program pemberdayaan bagi Komunitas Adat Terpencil dapat terus dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata dalam jangka panjang.(AM’oks69).












