Suarautara.con|Situbondo – Sudah tiga hari keberadaan bahan bakar minyak atau BBM jenis pertalite dan Pertamax di Situbondo sulit untuk didapatkan. Terhitung sejak hari Senin tanggal 7 hingga Rabu tanggal 9 September 2026.
Untuk bisa mendapatkan kedua jenis BBM tersebut, warga harus rela antri dan bersabar menunggu giliran di SPBU – SPBU yang ada di Situbondo, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari pantauan media online ini yakni di SPBU jalan Basuki Rahmat kelurahan Mimbaan telah terjadi antrian panjang sejak pagi pukul 7.00 WIB hingga siang.
Hal serupa juga terjadi di SPBU Karangasem, kelurahan Patokan, jalan PB Sudirman. Menurut menejer SPBU di Karangasem, Salin mengatakan bahwa,
“Penyebab antrian BBM ini terjadi sejak beberapa hari yang lalu karena ada keterlambatan pengiriman pasokan, mas” ujar Salim.
Pria berambut pirang tersebut juga menambahkan bahwa, meskipun terjadi antrian, dipastikan aman dan bisa merata bisa tersalurkan bagi para konsumen kendati agak lama mengantri.
Sementara itu, untuk harga BBM jenis Pertamax di tingkat kios berkisar antara Rp 25 hingga Rp 30 ribu untuk satu botol BBM jenis Pertamax.
“Iya benar mas, saya beli Pertamax seharga Rp 30 ribu satu botol di Kios bensin depan kantor pemerintah kabupaten,” ujar Heri salah satu warga Situbondo.

























