Suarautara.com, Banggai – Komandan Kodim (Dandim) 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa turun langsung bersama jajaran dan masyarakat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Desa Tombang, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Pemadaman dilakukan sekitar pukul 04.30 WITA di kawasan Jalan Poros Desa Tombang.
Kebakaran tersebut diperkirakan melanda area hutan sekitar 10 hektare, sementara kebun milik warga yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penanganan tersebut, Dandim 1308/LB didampingi Pasi Ops Kodim 1308/LB Kapten Inf Amal dan Danramil 1308-07/Pagimana Peltu Yanto L. Balubi. Turut terlibat Tim BPBD, Damkar, Babinsa Tombang Koptu David, aparat desa serta masyarakat setempat.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lokasi kebakaran berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga.
Setibanya di lokasi, personel TNI bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api. Babinsa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk mengantisipasi agar kobaran api tidak merembet ke kawasan perkebunan warga lainnya.
Danramil 1308-07/Pagimana kemudian berkoordinasi dengan BPBD agar tim terkait segera merapat ke lokasi untuk membantu proses penanganan.
Namun, sebagian titik api masih belum dapat dipadamkan karena berada di kawasan perbukitan atau di atas gunung yang sulit dijangkau.
Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat hingga kini masih melakukan penjagaan serta pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kembali meluasnya kebakaran.
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga menekankan pentingnya tindakan cepat apabila masyarakat menemukan adanya titik api sehingga api dapat segera ditangani sebelum meluas.
Setiap masyarakat harus selalu waspada terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran dan segera melakukan penanganan apabila menemukan adanya api,” pesan Dandim.
Selain itu, Dandim meminta para Danramil agar terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat sangat penting dalam mendeteksi serta menangani berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Para Danramil harus selalu berkomunikasi bersama warga masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi kejadian di wilayah dapat segera diketahui dan ditangani,” tegasnya.
(AM’oks69).

























