Malang, suarautara.com – Tingginya minat wisatawan mengikuti Ngliyep Lantern Camp 2026 menjadi bukti bahwa Pantai Ngliyep masih menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Malang. Seluruh paket camping yang disediakan panitia sebanyak 147 unit tenda terjual habis dalam gelaran yang berlangsung pada Sabtu (30/5/2026).
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa event wisata berbasis alam dan pengalaman (experience tourism) masih memiliki daya tarik besar bagi wisatawan, terutama dari luar daerah. Peserta yang hadir tercatat datang dari berbagai kota di Jawa Timur, mulai Surabaya, Gresik, Pasuruan, Blitar, Tulungagung hingga Banyuwangi.
Plt Kepala Unit Pantai Ngliyep, Arifin, menyebut tingginya partisipasi wisatawan menjadi energi positif bagi pengembangan destinasi wisata di kawasan pesisir selatan Kabupaten Malang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah acara berjalan sukses. Seluruh paket tenda yang kami siapkan sebanyak 147 unit terjual habis dan peserta yang hadir sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” kata Arifin.
Menurutnya, Ngliyep Lantern Camp tidak lagi sekadar kegiatan berkemah biasa, melainkan telah berkembang menjadi agenda wisata tahunan yang ditunggu para pengunjung. Konsistensi pelaksanaan selama 16 kali penyelenggaraan membuat event tersebut memiliki komunitas dan pasar tersendiri.
Suasana Pantai Ngliyep mulai ramai sejak sore hari ketika peserta berdatangan untuk melakukan registrasi. Area camping yang berada di sekitar kawasan pantai dipenuhi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di tepi Samudera Hindia.
Puncak kemeriahan terjadi saat ratusan peserta bersama-sama menerbangkan 350 lampion ke langit malam Pantai Ngliyep.
Cahaya lampion yang berpendar di atas kawasan pantai menciptakan panorama unik yang menjadi daya tarik utama acara.
Selain pelepasan lampion, peserta juga menikmati hiburan musik akustik yang berlangsung sepanjang malam. Kombinasi panorama alam, suasana berkemah, dan hiburan tersebut membuat banyak peserta mengabadikan momen selama acara berlangsung.
“Peserta yang hadir cukup banyak berasal dari luar Kabupaten Malang. Ini menunjukkan Pantai Ngliyep masih memiliki daya tarik yang kuat dan dikenal luas oleh wisatawan dari berbagai daerah,” ujar Arifin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi (31/5/2026) dengan agenda Explore Pantai Ngliyep. Peserta diajak menikmati sejumlah titik menarik di kawasan wisata sekaligus menikmati keindahan panorama pantai selatan yang menjadi ciri khas destinasi tersebut.
Selain itu, panitia juga menggelar senam bersama sebagai bagian dari konsep wisata yang menggabungkan rekreasi, kebersamaan, dan gaya hidup sehat. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar hingga penutupan kegiatan.
Arifin berharap Ngliyep Lantern Camp dapat terus berkembang menjadi agenda unggulan yang mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan setiap tahun. Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan tidak hanya menguntungkan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan Pantai Ngliyep. (**)
Reporter Ahmad Suseno.
























