Bupati Malang, Sanusi Dorong Reformasi Layanan Puskesmas, Cepat dan Ramah

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com|Malang – Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen mempercepat pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas dengan menargetkan waktu tunggu pasien maksimal 15 menit. Kebijakan tersebut akan mulai diperkuat melalui program Sambang Puskesmas yang dijadwalkan berlangsung usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bupati Malang HM Sanusi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus berjalan cepat, profesional, serta mengutamakan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, tidak boleh lagi ada keluhan antrean panjang hingga berjam-jam di fasilitas kesehatan tingkat pertama, baik untuk layanan kesehatan umum maupun pemeriksaan ibu hamil.

“Ke depan tidak boleh ada lagi masyarakat menunggu terlalu lama di Puskesmas. Targetnya cukup sekitar 15 menit sudah bisa mendapatkan pelayanan dengan baik,” ujar Sanusi saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (22/3/2026) sore.

Program Sambang Puskesmas akan dilakukan secara langsung oleh Bupati Malang dengan mengunjungi fasilitas kesehatan yang tersebar di 33 kecamatan. Langkah ini bertujuan memastikan pelayanan berjalan optimal sekaligus mengevaluasi kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan yang cepat dan berkualitas.

Selain percepatan waktu tunggu, Sanusi juga menekankan pentingnya sikap ramah tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat. Ia meminta seluruh dokter dan perawat mengedepankan etika pelayanan publik dengan menunjukkan sikap sopan, senyum, serta empati kepada pasien.

“Tenaga kesehatan harus melayani dengan ramah dan penuh kepedulian. Pelayanan kesehatan tidak hanya soal pengobatan, tetapi juga kenyamanan masyarakat saat mendapatkan layanan,” tegasnya.

Pemkab Malang juga menyiapkan langkah tegas apabila masih ditemukan pelayanan yang lambat atau tidak sesuai standar yang telah ditetapkan. Sanksi tegas hingga pencopotan jabatan akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang tidak mampu memberikan pelayanan optimal.

“Kami serius meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Jika masih ada pelayanan lambat, kami tidak segan memberikan sanksi tegas hingga pencopotan jabatan,” tegas Sanusi.

Melalui program ini, Pemkab Malang berharap kualitas pelayanan Puskesmas semakin meningkat serta mampu memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga menargetkan tidak ada lagi antrean panjang sehingga pelayanan kesehatan dapat berlangsung lebih efektif, cepat, dan profesional di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

 

Pewarta/Jurnalis: Ahmad Suseno

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan
Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen
Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”
Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Bank Sulteng Ampana Perluas Layanan Selama Pemeliharaan Sistem, Transfer Antarbank Tetap Bisa Dilakukan
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:01 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan

Jumat, 6 November 2026 - 17:57 WITA

Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WITA

Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada

Kamis, 5 November 2026 - 06:42 WITA

Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Berita Terbaru