Air Bersih dan SPBN Jadi PR, Menteri KKP Evaluasi KNMP di Pantai Sipelot, Malang 

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,MALANG – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pantai Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur belum sepenuhnya rampung.

Sejumlah fasilitas utama memang sudah difungsikan, namun persoalan air bersih, sedimentasi tambatan perahu, hingga belum terpasangnya SPBN masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Hal itu terungkap saat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, turun langsung meninjau lokasi, Rabu (4/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia melakukan pengecekan fisik sekaligus mengevaluasi progres proyek agar benar-benar sesuai standar nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ini bagian dari kunjungan saya untuk melihat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Minggu lalu saya di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, hari ini di Jawa Timur, nanti ke Jawa Tengah dan Jogja,” ujarnya, Rabu (4/5/2026).

Trenggono menegaskan, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah timur Indonesia, termasuk Sulawesi. Menurutnya, seluruh pembangunan KNMP harus memenuhi standar kualitas yang sama agar manfaatnya dirasakan langsung oleh nelayan.

“Jadi ingin memastikan betul bahwa yang dibangun sesuai standar dan kualitas, supaya nanti bisa berfungsi secara layak dan baik. Saya ingin lihat langsung fisiknya di lapangan agar benar-benar bermanfaat bagi nelayan,” tegasnya.

Dalam evaluasi di Sipelot, ia bahkan memanggil kontraktor untuk melakukan koreksi teknis, terutama terkait ketersediaan air bersih yang masih payau dan belum berada di titik distribusi yang tepat.

“Tadi saya panggil kontraktornya untuk dikoreksi dengan baik, salah satunya soal air bersih yang belum bisa dapat di titik yang betul. Ini tentu akan kita upayakan,” katanya.

Selain itu, sedimentasi di area tambatan perahu dinilai perlu segera ditangani agar aktivitas sandar kapal tidak terganggu. Meski sejumlah fasilitas seperti pabrik air dan cold storage sudah beroperasi, proyek ini diakui belum selesai 100 persen.

“Pabrik airnya sudah produksi, cold storage sudah difungsikan. Namun SPBN-nya belum dipasang, tadi kita koordinasi agar segera dibangun,” jelasnya.

Pengelolaan KNMP nantinya akan dijalankan oleh Koperasi Merah Putih.

Pemerintah pusat memastikan akan memberikan pendampingan agar koperasi mampu mengelola fasilitas secara profesional dan berkelanjutan. Tahun ini, KKP menargetkan pembangunan 1.000 KNMP di seluruh Indonesia dengan standar serupa.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi yang turut mendampingi kunjungan tersebut berharap dukungan pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk memperbaiki akses menuju Pantai Sipelot. Perbaikan jalan dinilai krusial untuk memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi pesisir.

Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub. Int., M.I.P., jajaran Polres Malang, serta sejumlah OPD terkait.

Evaluasi langsung dari Menteri KKP diharapkan mempercepat penyempurnaan KNMP Sipelot agar benar-benar menjadi pusat ekonomi nelayan di pesisir selatan Kabupaten Malang.

 

Pewarta/Jurnalis: Akhmad Suseno

 

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan
Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen
Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”
Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Polda Kepri Perkuat Sinergi dengan Pers di Rakernas III PJS Tahun 2026
Bank Sulteng Ampana Perluas Layanan Selama Pemeliharaan Sistem, Transfer Antarbank Tetap Bisa Dilakukan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:01 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Touna Salurkan Santunan Rp4,9 Miliar kepada 221 Ahli Waris Pekerja Rentan

Jumat, 6 November 2026 - 17:57 WITA

Porprov X Sulteng 2026 Makin Dekat, KONI Buol Pacu Kesiapan Atlet dan Manajemen

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WITA

Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada

Kamis, 5 November 2026 - 06:42 WITA

Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Berita Terbaru