DP KTNA Apresiasi Hasil Program Berburu Babi A. Utta

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Bulukumba – Hasil yang dicapai dalam program Berburu Babi oleh Bupati-Wabup H.A. Muchtar Ali Yusuf-H.A. Edy Manaf mendapatkan apresiasi dari Dewan Penasehat Kontak Tani dan Nelayan Andalan (DP-KTNA) Kab. Bulukumba Abd. Kahar Muslim.

Menurut Bung Kahar sapaan akrab Kahar Muslim program yang telah dijalankan oleh Pemerintahan A. Utta-A. Edy menunjukkan hasil yang sangat positif, terbukti dengan capaian saat ini sudah berhasil memusnahkan sekitar 200 ekor babi sejak awal perburuan, ini patut kami apresiasi.

Apa yang menjadi harapan petani di Bulukumba telah direspon baik dengan program yang dijalankan dan melibatkan masyarakat baik aparat maupun petani.
Dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulukumba terdapat 9 kecamatan yang mempunyai areal pertanian khususnya perkebunan, kecuali Kecamatan Ujung Bulu yang merupakan ibukota kabupaten,. Semuanya memiliki potensi persebaran hama babi yang habitatnya selama ini sangat memungkinkan bagi perkembangbiakan binatang perusak tanaman ini.

Sekian lama sebelum dilakukannya perburuan babi petani menjerit dan sepertinya belum menemukan solusi yang tepat.
Langkah untuk melakukan pemusnahan melalui cara pemasangan stroom listrik hanya mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Karenanya sangat tepat untuk dilakukan perburuan, dan itu adalah tradisi yang perlu untuk dipelihara, karena selain menjadi salah satu bentuk olah raga juga untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat petani, jadi kami lebih cenderung setuju dengan metode perburuan seperti yang dilakukan selama ini daripada cara lain, hasil dan manfaatnya bisa lebih terasa , ujar Tokoh Masyarakat Kajang ini.

Terkait pemusnahan secara total, Kahar Muslim merasa penting juga untuk menjaga keseimbangan alam, yang perlu adalah mengurangi seminimal mungkin perkembangbiakan babi, dan habitatnya perlu di batasi sekecil mungkin sehingga ekosistem tetap terjaga. harap Kahar Muslim.

 

 

 

Laporan : Firman Syam

Berita Terkait

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan
Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:36 WITA

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan

Sabtu, 7 November 2026 - 00:00 WITA

Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Rabu, 4 November 2026 - 11:15 WITA

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Berita Terbaru