Walikota Didesak bertanggung jawab atas pencemaran limbah ke DAS Ongkag

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com ,Kotamobagu.-
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah  Kotamobagu yang terletak di Kelurahan Poyowa Kecil, Kec. Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Daerah Aliran Sungai (DAS) Ongkag yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat masyarakat di Kabupaten Bolmong.
Limbah yang mengalir langsung dari ribuan ton tumpukan sampah Kimia, Organik dan Plastik di TPA, bahkan diperkirakan sudah terjadi hampir setahun akibat jebolnya tembok pembatas antara tumpukan sampah dan Sungai Ongkag.
“Dari aspek moralitas dan aspek hukum, Walikota Kotamobagu menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya pencemaran limbah bersumber dari ribuan ton sampah di TPA yang mengalir ke Sungai Ongkag,” ujar David Wullur, Ketua Lembaga Pemantau Pelayanan Publik Totabuan (LP3T), Rabu 19 Juni 2024.
Hal ini kata dia lantaran Walikota Kotamobagu adalah Kepala Daerah yang menjadi pemangku kepentingan atas semua program pembangunan dan perlindungan masyarakat, baik terhadap tanggungjawab atas kelestarian lingkungan hidup yang diberikan melalui pejabat OPD yang ditunjuk.
“Walikota Kotamobagu selaku Pengguna Anggaran paling bertanggungjawab atas terjadinya pencemaran lingkungan dari cairan limbah beracun di TPA Sampah, apapun alasannya apakah itu lalai atau sengaja atau tidak tahu, yang pasti telah terjadi pembiaran pencemaran sungai dalam waktu yang cukup lama, sementara tidak ada upaya kebijakan alokasi anggaran untuk pembangunan tanggul penahan ribuan ton sampah yang bebas hanyut mencemari sungai Ongkag,’ tegas LP3T.
LP3T mengaku heran, sebab seharusnya pembangunan tanggul penahan sampah sebagai pembatas antara TPA dan Sungai Ongkag menjadi program prioritas Walikota Kotamobagu dalam target kerja 100 hari diawal kepemimpinannya.
Dikatakan, pembangunan beton pembatas di TPA harusnya jadi skala prioritas sebab dampak lingkungan akibat limbah yang sudah mengandung senyawa racun bebas mengalir ke Sungai sangat fatal bagi masyarakat atau mahkluk hidup dan merusak lingkungan, namun kenyataannya hingga Bulan Juni 2025 ini, tidak tersentuh anggaran untuk pembangunan.
Sementara itu, Pemkot Kotamobagu melalui Kepala Dinas Kominfo Kota Kotamobagu, M.Fahri Damopolii mengatakan, sejak hari ini Kamis pagi tanggal 19 Juni 2025, mengatakan Pemkot Kotamobagu melalui sejumlah pejabat OPD sudah turun langsung di lokasi TPA.
“Sudah ditindaklanjuti oleh OPD terkait (instansi) Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Besok pagi (Jumat) akan digelar rapat khusus membahas permasalahan TPA untuk segera dicarikan solusinya. Terimakasih atas kritik dan sarannya,” ungkap Fahri Damopolii dengan ramah melalui grup WhatsApp, Bolmong Bangkit.
Diketahui diperkirakan hampir setahun terkahir limbah cair berasal dari ribuan ton sampah di TPA Kotamobagu mengalir bebas tanpa hambatan setiap hujan turun ke DAS Ongkag, lantaran tanggul pembatas antara TPA dan Sungai sudah jebol sehingga rembesen air hujan langsung ke Sungai.
Sementara di ketahui bahwa Sungai Ongkag sendiri yang melewati TPA di Kelurahan Mongkonai memiliki jalur aliran sungai melewati Bendung PLTM Desa Lobong, lanjut ke Air Terjun Muntoi, kemudian tepat di Desa Langagon Sungai ini menyatu dengan Sungai Ongkag Dumoga dan bermuara di jembatan Kaiya sesudah masuk ke Laut di kawasan pantai pesisir Inobonto.(Alfian)


Berita Terkait

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga
Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai
Jalan Dusun Krajan Diperbaiki, Babinsa Jatibanteng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
DINSOS SIGAP Hariadi Bola Gerak Cepat Jalankan Instruksi Bupati Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Toili Jaya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 09:15 WITA

Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli

Minggu, 1 November 2026 - 21:55 WITA

Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:17 WITA

Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai

Berita Terbaru