Abrasi Sunggai Tiloan Ancam Pemukiman Warga Dusun 3 di Desa Kokobuka

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ardianto Palante (Kades Kokobuka)

Ardianto Palante (Kades Kokobuka)

Buol, Suarautara.com – Jika Curah hujan tinggi dan tanggul kritis saat musim penghujan datang, menjadi ancaman abrasi serius pada pemukiran di desa Kokobuka, kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya di Dusun tiga  yang berpapasan langsung dengan Sungai Tiloan.

Kondisi kurang tersedianya tanggul abrasi penahan air sunggai belum maksimal, sehingga pihak pemerintah desa Kokobuka mengatakan kondisi ini bakal mengancam pemukiman warga di desanya.

Kepala Desa Kokobuka, Ardianti Palante mengatajkan, jika saat musim penhujang dengan instensitas curah hujan tinggi, air sunggai begitu besar dan sesekali tanah di tepi sunggai itu terjadi abrasi sedikit demi sedikit.

Jika Banjir air meluap tinggi dan pada saat bersamaan air pasang (rob), diprediksi bakal  mengakibatkan terjadi longsor tepatnya di wilayah pemukiman sekitar 60 KK.

“ kami sangat prihatin dengan kondisi ini, apalagi kalau hujan deras, arus air Sungai sangat tinggi, maka ancaman longsor itu bisa berakibat ke pemukiman warga,” ungkapnya, Rabu (19/3/2025) saat dihubungi media ini.

Kondisi ini mengakibatkan warga dan pemerintah setempat semakin kawatir, olehnya pihak pemdes meminta perhatian dan bantuan pemerintah daerah dan pihak Perusahaan kelapa sawit PT HIP untuk membantu persoalan ini.

“ harapan kami dari pihak PT HIP dan atau pemerintah daerah untuk bisa mengalokasikan anggaran dana CSR nya dan pada APBD 2026 untuk segera di bangun abrasi itu,” harapnya.

Lanjut Ardianto, pada Musrembang tingkat desa juga sudah diajukan perencanaannya, nanum belum dapat diakomodir karena masih ada kebutuhan prioritas lainnya.

“ ini menjadi prioritas kami ke depan, besar harapan kami semoga pihak Perusahaan dengan dana CSR nya dapat membantu Pemdes Kokobuka dalam Pembangunan abrasi itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekdes Kokobuka Heri Handono membenarkan hal tersebut, menurut Heri kondisi ini sangat memprihatinkan saat musin penghujan tiba. Apalagi Lokasi yang ada di dusun 3 itu berpapasan dengan Sungai Buol dengan kondisi alur Sungai yang berbelok hampir sepanjang 700 meter, oleh karenanya pihak pemdes juga berupaya untuk melakukan pelurusan aliran Sungai itu,” singkatnya.(*)

Berita Terkait

Karhutla di Poh Pagimana Polisi Bersama TNI dan Basarnas Berjibaku Padamkan Api
Semarak Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Di Masjid Nurul Falah, Desa Batu Salang
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:17 WITA

Karhutla di Poh Pagimana Polisi Bersama TNI dan Basarnas Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 17 September 2026 - 04:28 WITA

Semarak Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Di Masjid Nurul Falah, Desa Batu Salang

Rabu, 16 September 2026 - 10:14 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Patroli Perairan Kalbut

Selasa, 15 September 2026 - 23:09 WITA

Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Berita Terbaru