Banggai, SUARAUTARA.COM – Dalam rangka menciptakan kader militan di tubuh Gerakan Pemuda Ansor (GP), pimpinan cabang GP Ansor Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sukses menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) I dengan menelorkan 35 kader militan.
Kegiatan itu dilaksanakan Jum’at 3 hingga Minggu 5 Januari 2025, bertempat di Pondok Pesantren (kyai Yahya), Desa Sumber Mulai, Kecamatan Simpang Raya,, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Ketua PW GP Ansor Sulawesi Tengah, Riski Lembah,SH,MH, hadir langsung dalam kegiatan kaderisasi DTD pertama PAC GP Ansor Kecamatan Simpang Raya itu bersama Wakasad Korwil Banser, Rudianto Sudarman,SE.
Turut hadir juga pada saat pembukaan DTD, Unsur pemerintah Forkopimcam Simpang Raya, pengurus Ponpes dan undangan.
Moh Gazali Akbar (Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banggai)
” Alhamdulilah untuk DTF kali ini kita berhasil Mengkader 35 pemuda Ansor yang militan, semoga dengan bergabungnya para kader ini, dapat menambah semangat dan rasa juang kita membersarkan organisasi ini di kabupaten Banggai,” kata ketua PC GP Ansor Banggai, Moh Gazali Akbar, Jum’at (10/1/2025) kepada media ini.
Akbar juga menambahkan kaderisasi Ansor banser harus terus berlanjut, karena ini adalah kebutuhan kaum Nahdiyin khususnya NU bukan kepentingan lain.
” Kewajiban kita di tingkatan PC Ansor untuk melakukan kaderisasi terus menerus dan berjenjang, meski banyak kegiatan dan aktivitas secara pribadi, kita tetap fokus juga untuk mengurus Ansor,” bebernya.
Sementara itu, ketua PW GP Ansor Sulteng, Riski Lembah melalui Wakasad Korwil Banser, Rudiyanto Sudarman menyebut, pengkader ini tidak ada hentinya, kita terus melakukan pengkaderan sempai tak ada lagi pemuda yang kita ajak untuk ber Ansor, selagi masih ada pemuda yang ingin bergabung, maka kita harus melakukan pengkaderan, bukan tiba saat, tiba akal,” tegas Rudi sapaan akrabnya.
Rudi juga mengucapkan terima kasih kepada PC Ansor Banggai yang terus berkarya dan berkhidmat untuk organisasi.
“Terima kasih kegiatan Diklat di Banggai akan terus dikenang, meski dilaksanakan di salah satu Ponpes di desa, akan tetapi antusiasnya luar biasa sehingga mampu membaiat 34 kader Militan,” pungkasnya.(*)




















