Oknum ASN Boltim Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim, SuaraUtara.com –  Oknum  ASN yang bertugas diruang lingkup Pemkab Boltim, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur saat berada dalam kendaraan umum.
Seperti penuturan dari orang tua korban  berinisial IM warga Desa Dodap Kecamatan Tutuyan, saat mendampingi anaknya di Mapolres Boltim, Rabu (01/9/2021), kepasa awak media menuturkan, soal kejadian yang menimpa anak semata wayangnya.
IM mengungkapkan, dimana pada awal kejadian sekitar bulan Desember 2020 beberapa waktu lalu, saat bepergian ke daeraj tetangga di Minahasa Tenggara (Mitra), secara  kebetulan korban berada dalam  satu mobil dengan pelaku. Ditengah perjalanan, karena korban merasa kecapean sehingga sempat tertidur pulas didalam mobil saat dalam perjalanan, saat itu pelaku berinisial AM melakukan aksinya dengan meraba perut dari korban  yang masih berusia 14 tahun ini, dengan aksi tersebut, korban terbangun dari tidurnya dan langsung menghindar.
Karena usaha pertamanya gagal, pelaku coba dengan berbagai cara termasuk mengimingi sejumlah uang pada korban agar korban mau dengan pelaku, tapi usaha itu juga gagal karena korban menolak pemberian uang dari pelaku.
Karena masih gagal juga, AM coba dengan cara merayu melalui nomor Whatsupp korban, tapi masih gagal juga, tutur IM orang tua korban.
Karena tidak tahan dengan rayuan maut AM, korbanpun melaporkan kejadian yang menimpanya ke orang tua, tak menerima perlakuan becat oknum ASN tersebut, kemudian pihak keluarga langsung melaporkan terlebih dahulu ke Dinas DP3A Boltim, dan mendapat petunjuk Dinas DP3A kepada  keluarga korban untuk melaporkan kejadian tersebut di Polres Boltim.
Setelah kami melapor secara resmi ke Polres atas petunjuk DP3A, pada tanggal 19 agustus 2021 pekan lalu, dan Alhamdulillah hari ini rabu (1/9) kami dipanggil oleh penyidik Polres untuk membawa saksi korban pada kejadian kedua” ujar IM.
IM berharap, agar kasus dugaan pelecehan yang menimpa anaknya ini secepatnya diproses secara hukum tanpa pandang bulu, agar pelaku mendapatkan efek jera, ungkapnya.
Sementara itu kanit PPA Polres Boltim Bripka. Adityo Potabuga saat dikonfirmasi terkait dugaan pelecehan tersebut membenarkan adanya laporan dari keluarga korban asusila ini, kasus tersebut saat ini dalam tahap penyelidikan, singkatnya, Aditya.
(Rinto)

Berita Terkait

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas
RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda
Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa
Pastikan Kualitas Makan Bergizi Gratis, Kapolres Tolitoli bersama Forkopimda Sidak SPPG di Baolan
Kuasa Hukum Wahid Rimpu Tanggapi Laporan Pencemaran Nama Baik: Unsur Rasa Malu Ditentukan Ahli Bahasa
TNI Perkuat Sinergi Warga dan Tenaga Kesehatan dalam Upaya Cegah Stunting

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WITA

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:45 WITA

RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:29 WITA

Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:04 WITA

Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:43 WITA

Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa

Berita Terbaru