BOLTIM – Direktur Intelejen Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andy Riyadhi apresiasi langkah Satlantas Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tindak pengendara roda dua maupun roda empat yang menggunakan knalpot brong (Racing).
Pasalnya, setiap tengah malam para pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot racing ini sering geber kendaraanya seperti pembalap moto GP tanpa mempedulikan orang yang lagi tidur atau sakit.
Seolah-olah jalan milik mereka serta orang-orang yang lagi istirahat dianggap patung, sehingga se-enaknya kendaraan yang menggunakan Knalpot racing digeber sepuas hatinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ini sudah keterlaluan dan sangat mengganggu ketertiban umum, sehingga apa yang dilakukan oleh pihak Satlantas dengan menertibkan knalpot racing itu patut diapresiasi oleh LAKRI dan masyarakat pada umumnya.
Bahkan kata Riyadi, kalau perlu kendaraan yang menggunakan knalpot racing motornya ditahan selama satu bulan agar ada efek jera terhadap pemilik kendaraan yang dengan secara sengaja telah mengganggu ketertiban umum, tandasnya.
(Rinto)
























