SUARA,Boltim – Salah satu pekerja pada proyek pembangunan Rumah Dinas (Rudis) Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara (Sulut) yang dinyatakan meninggal dunia beberapa waktu lalu diduga akibat jatuh dari ketinggian saat melakukan pekerjaan, diduga kuat tak menggunakan alat pengaman berupa Safety Belt (Tali Pengaman) hal ini disinyalir kuat merupakan factor kelalaian dari pihak kontraktor selaku penangungjawab pelaksanaan proyek di lapangan.
Terkait dengan persoalan itu, pihak Polres Boltim dalam waktu dekat bakal memanggil pihak perusahaan dalam hal ini oknum Dirut CV. Garuda Sakti selaku pihak pelaksana.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Boltim IPTU. Yus Tompo, SH saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatsappnya Jumat, (30/9/2022).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditanyai sudah sejauh mana proses penanganan kasus tersebut, langsung ditanggapi Kasat Reskrim dengan menyebutkan bahwa kasus tersebut masih dalam tahapan Penyeledikan.
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan, sebab kasus itu belum masuk ke tahap penyidikan, yang pasti kami akan serius menangani kasus kematian seorang pekerja pada proyek Rudis itu. kami pastikan akan menindak lanjutinya sampai selesai,” tegas, Iptu Yus Tompo.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil dan memintai Klarifikasi langsung serta keterangan dari pihak kontraktor terkait yakni CV. Garuda Sakti selaku penanggung jawab pekerjaan proyek tersebut.
(Rinto)
























