Tiga Belas Desa Terdampak Saat Banjir Landa Bolmong  

Sabtu, 25 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Bolmong – Sebanyak tiga belas desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak akibat banjir dan longsor. Peristiwa itu terjadi, Kamis 23 (09/2021), pukul 20.00 Wita. Banjir telah surut di wilayah terdampak namun masih menyisakan material lumpur.

Release dari Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Bolmong per hari ini, Sabtu (25/09/2021) tiga kecamatan yang terdampak yakni kecamatan Sangtombolang, Lolak dan Passi Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah desa yang paling banyak terdampak berada di kecamatan Sangtombolang dan Lolak,” kata Kepala pelaksana BPBD Bolmong, Sahril Mokoagow.

Ia menyebutkan, Wilayah desa yang terdampak dari tiga kecamatan tersebut yakni untuk kecamatan Sangtombolang desa Batu Merah, desa Bolangat, desa Cempaka, desa Bolangat Timur, desa Lolanan, dan desa Domisil. Kecamatan Lolak diantaranya desa Buntalo, desa Buntalo Selatan, desa Sauk, desa Batu Rapa, dan desa Bumbung. Sedangkan Kecamatan Passi Timur desa Sinsingon.

Ini masih data sementara hasil assessment, kita lagi tunggu data terbaru,” ungkap Sahril.

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini terutama di lokasi banjir terparah di desa Batu Merah yakni alat berat excavator, Light tower untuk penerangan malam hari, perlengkapan tidur, perlengkapan sekolah, dan Makanan siap saji. (Can).

 

Ini data sementara hasil assessment TRC BPBD Bolmong :

1️⃣ Desa Batu Merah

Kecamatan Sang Tombolang

*Bencana Banjir Bandang*

_*Kerusakan Rumah Warga*_

– Rusak Berat = 5 unit

– Rusak sedang = 3 unit

– Rusak ringan = 5 unit

– Rumah yang terdampak

= 65 unit

– Jumlah KK = 92 KK

jiwa = 267

– Jumlah KK yang masih mengungsi di rumah keluarga terdekat 8 KK, 21 jiwa

 

Jumlah keseluruhan Rumah = 78 unit

 

Fasilitas umum :

– gedung sekolah TK =

rusak Berat

– gedung sekolah SD =

rusak berat

– gedung sekolah SLTP

Rusak ringan

– RDG = Rusak ringan

– tempat ibadah gereja

= Rusak ringan

– jalan pafing =

Rusak berat

2️⃣Desa Cempaka Kecamatan Sangtombolang

– 17 unit rumah

– 17 KK

– 60 Jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

3️⃣ Desa Bolangat Kecamatan Sangtombolang

– 189 unit rumah

– 189 KK

– 716 Jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

4️⃣Desa Bolangat Timur Kecamatan Sangtombolang

– 1 unit rumah = rusak ringan (akibat tanah longsor)

– 21 unit rumah terdampak banjir akibat luapan air sungai

– 22 KK

– 84 Jiwa

 

6️⃣ Desa Lolan Kecamatan Sangtombolang

-11 unit rumah

– 11 KK

– 42 jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

7️⃣Desa Domisil Kecamatan Sangtombolang

– 6 unit rumah

– 6 KK

– 22 Jiwa

Terdampak akibat luapan air sungai

 

8️⃣Desa Buntalo Kecamatan Lolak

– 76 unit rumah

– 76 KK

– 245 Jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

9️⃣Desa Buntalo Selatan Kecamatan Lolak

– 172 unit rumah

– 186 KK

– 659 Jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

🔟 Desa Sauk Kecamatan Lolak

– 55 unit rumah

– 64 KK

– 224 Jiwa

Terdampak banjir akibat luapan air sungai

 

1️⃣1️⃣Desa Batu Rapa Kecamatan Lolak

– 17 unit rumah

– 17 KK

– 36 Jiwa

Terdampak akibat luapan air sungai

 

1️⃣2️⃣Desa Bumbung Kecamatan Lolak

– 10 unit rumah

– 10 KK

– 35 jiwa

Akibat terdampak akibat luapan air sungai

 

1️⃣3️⃣Desa Sinsingon Timur Kecamatan Passi Timur

– Jalan yang hubungkan desa Sinsingon dan Desa Mobuya tertutup material tanah, kayu dan bebatuan akibat banjir yang disertai dengan lumpur sehingga blm bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.

Tidak ada rumah penduduk yang terdampak akibat kejadian ini.

Berita Terkait

Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting
Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya
Waspada Api di Musim Kemarau, TNI Bersama Warga Cegah Karhutla
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Buka Rakor Asta Cita di Touna, Anwar Hafid Tekankan Evaluasi Jujur dan Solusi Nyata
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Misteri di Balik Pembangunan SMPN 10 OKU Semidang Aji
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting

Minggu, 13 September 2026 - 00:15 WITA

Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya

Sabtu, 12 September 2026 - 12:40 WITA

Waspada Api di Musim Kemarau, TNI Bersama Warga Cegah Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA