Banggai, Suarautara.com – Gerakan Pramuka berkomitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Hal itu disampaikan Bupati Banggai, Amirudin, MM, dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-64, Kamis (14/8/2025), di Lapangan Mirqan, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan.
Bupati Amirudin yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, yang mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai, Amirudin menegaskan bahwa pramuka memiliki peran strategis dalam program kemandirian dan ketahanan pangan.
Hal ini diwujudkan melalui kerja sama Kwarnas dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Food and Agriculture Organization (FAO), serta pengembangan pelatihan seperti Training of Trainers (ToT) dan Mobile Training Team (MTT).
Program ini akan melibatkan Gugus Depan di satuan pendidikan, mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi, sebagai upaya membangun kemandirian pangan dan kedaulatan bangsa,” ujar Amirudin.
Bupati juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka, sebagai organisasi pendidikan nonformal, berperan membantu pemerintah dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter, keterampilan hidup (life skill), keterampilan lunak (soft skill), keterampilan teknis (hard skill), serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF).
Seluruh kontribusi nyata Gerakan Pramuka ditujukan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Mari kita jadikan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan siap memimpin,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banggai, Syafrudin Hinelo, melaporkan berbagai capaian, termasuk pengiriman 24 pramuka penggalang mengikuti Raimuna Nasional di Cibubur tahun 2023.
Ia juga mengumumkan bahwa Bupati Amirudin menerima penghargaan Lencana Melati dari Kwarnas, satu-satunya penerima dari Sulawesi Tengah pada 2024.
Dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan dengan penambahan anggaran hibah untuk Kwarcab Banggai pada 2025 sebesar Rp775 juta.
( AM’oks )
























