LAKI, Setiap Investor Masuk Ke Boltim Harus Lengkapi Dokumen Perizinan

Selasa, 25 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ismail Mokodompit ketua LAKI Kab. Boltim

Ismail Mokodompit ketua LAKI Kab. Boltim

SUARAUTARA.COM, BOLTIM – Komplein Masyarakat Desa Motongkad Selatan Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terkait keberadaan kapal yang diduga menghisap Pasir Besi di pesisir pantai dibantah keras pengusaha yang minta namanya tidak dipublis.

Dimana, tudingan warga tersebut menurutnya tidak benar adanya adanya Kapal yang melakukan aktifitas penghisapan Pasir Besi tepatnya di perairan desa Motongkad Selatan.

Yang benar menurut sumber keberadaan kapal tersebut hanya melakukan kajian terkait Mineral apa saja yang terkandung di pantai selain Pasir Besi.

Dan untuk mendukung kegiatan tersebut tentu pihaknya harus melengkapi surat-surat (perizinan) yang diperlukan, dan saat ini soal dokumen perizinan sementara diurus di Instansi yang berkoompoten, agar tidak berbenturan dengan hukum, jelasnya.

Hal ini juga kami sudah didatangi oleh shabandar Kotabunan dan telah memeriksa terkait persoalan yang dituduhkan ke kami, namun semua apa yang dituduhkan itu tidaklah benar.

Sementara itu Kepala Shabandar pelabuhan kotabunan Norce Susana Sahabati saat dikonfirmasi  melalui selulernya, Selasa (25/1/2022) terkait keberadaan kapal tersebut mengatakan bahwa, ” dari hasil temuan pihaknya beberapa waktu lalu dilokasi dan sempat naik ke Kapal  itu, tidak ditemukan pelanggaran seperti yang di informasikan ke pihak kami, dan dari hasil pemeriksaan diatas kapal itu tidak ada pelanggaran yang kami temukan,” jelas Norce.

” Keberadaan kami dilokasi itu hanya persoalan keberadaan kapal, dan kalaupun itu ada pelanggaran, itu wewenang dari Kepolisian,” timpalnya.

Sementara itu Ketua ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI)  Kabupaten Boltim, Ismail Mokodompit menanggapi hal tersebut, dimana ia mengatakan, “siapa saja investor yang ingin masuk ke wilayah Boltim itu sah-sah saja, asalkan soal dokumen perizinanya harus lengkap,”tegasnya.

Selain itu kata Ama Is sapaan akrabnya, setiap investor yang masuk ke daerah ini harus melibatkan tenaga kerja lokal, ” tentu untuk tenaga kerja harus diutamakan putra putri daerah, agar tidak terjadi kesenjangan sosial,”.Pungkasnya. [Rinto Ponongoa]

Berita Terkait

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan
Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:36 WITA

Aturan Sempadan Jalan Diduga Diabaikan Dinas PUPR Banggai Jangan Tutup Mata terhadap Bangunan di Lapangan

Sabtu, 7 November 2026 - 00:00 WITA

Ketum DPP PROBO Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden Suarautara

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Rabu, 4 November 2026 - 11:15 WITA

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Berita Terbaru